www.riaukontras.com
| Penampilan Putri No.Undian 04 Bikin Juri dan Penonton Memukau | | Hendrik Marihot, SH: Kebijakan Kepala Sekolah SMAN 2 Pelalawan Dinilai Ilegal | | Warga Gampong Blang Seureukuy Laporkan Keuchik ke Polres | | Temuan BPK di Proyek SP Lago Sorek I Batas Inhu Belum Tuntas, Dikonfirmasi PKK Irzami Pura-Pura Lupa | | Peran Nyata Babinsa Koramil Nusawungu Dalam Karya Bakti di Dusun Nusaori | | Ngaku Gaji Cukup Untuk Beli Tiga Bungkus Rokok Mallboro, Keuchik Terindikasi Grogoti Uang Desa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 21 Januari 2019
 
Banda Aceh
Peringati 14 Tahun Tsunami, Aminullah Berdoa Bersama Warga Kota di Kuburan Massal Ulee Lheue
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 26-12-2018 - 15:57:35 WIB

TERKAIT:
 
  • Peringati 14 Tahun Tsunami, Aminullah Berdoa Bersama Warga Kota di Kuburan Massal Ulee Lheue
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM bersama warga kota memperingati 14 tahun bencana gempa dan tsunami di Kuburan Massal Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa Banda Aceh, Rabu (26/12/2018).

    Peringatan musibah gelombang raya yang meluluhlantakkan Banda Aceh kali ini turut dihadiri oleh Wali Kota Higashimatsushima Jepang, Iwao Atsumi dan delegasi dari Negeri Sakura. Aminullah dan Iwao Atsumi pun ikut menabur bunga di kuburan massa ini.

    Hadir juga Ketua DPRK, Arif Fadillah, Wakil Wali Kota, Drs H Zainal Arifin, Sekdakota, Ir Bahagia DiplSE, Ketua TP PKK Kota, Hj Nurmiaty AR dan sejumlah Kepala SKPD jajaran Pemko Banda Aceh.

    Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar peringatan 14 tahun tsunami dengan zikir, doa bersama dan tausiah. Tausiah disampaikan oleh Tgk Samsul Bahri Ubit dari Tanoh Ano, Teunom dan zikir dipimpin oleh Tgk Syukri Daud Pango.

    Kata Aminullah, peringatan 14 tahun tsunami bukanlah untuk membuka kembali kenangan sedih, tapi hadir untuk memberikan doa dan mengagungkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

    “Kita berdoa bersama menghadiahkan untuk para korban tsunami, semoga seluruh amal ibadah para syuhada diterima dan ditempatkan disisi Allah SWT,” ujar Aminullah.

    Lanjut Aminullah, akibat dari tsunami pada tahun 2004 lalu, Banda Aceh mengalami kerusakan yang cukup parah, 2/3 infrastruktur hancur, sebanyak 61.065 jiwa meninggal dan hilang, 21.751 unit rumah hancur, 169 unit fasilitas pendidikan, 63 unit gedung pemerintah rusak parah, 25 unit fasilitas kesehatan hancur dan 46 fasilitas sosial juga hancur. Kemudian 9 unit pasar dan jalan sepanjang 302 KM di Ibukota juga ikut rusak.

    “Alhamdulillah, hari ini setelah 14 tahun wajah Kota Banda Aceh telah banyak berubah. Hal ini dapat kita lihat dengan berbagai program pembangunan, baik fisik, sosial dan masyarakat yang terus berinovasi,” kata Wali Kota.

    “Kejadian gempa dan taunami masa lalu telah menyadarkan kita betapa kecil dan tidak berdayanya manusia di hadapan Allah SWT. Dan setiap bencana harus menjadi ibrah sebagai intropeksi diri, dan inilah bagian dari refleksi,” tambah Aminullah.

    Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga meminta masyarakat kota selalu membangun budaya siaga terhadap bencana dalam upaya mengantisipsi bencana bencana yang bisa datang kapan saja mengingat Banda Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang rawan bencana.

    “Saya juga menghimbau kepada seluruh warga tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Seperti yang terjadi di Selat Sunda, tsunami datang tanpa ada gempa sebelunya. Ini semua terjadi karena kehendak Allah SWT,” himbau Aminullah.

    Usai berdoa dan berzikir bersama di kuburan massal Ulee Lheue, Wali Kota kemudian menghadiri peringatan 14 tahun tsunami yang digelar Pemerintah Aceh di Masjid Tgk Chik Mahraja Gurah, Gampong Lam Lumpu Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Di masjid ini Aminullah bersama warga ikut mendengarkan tausiah yang disampaikan Ustad Abdul Somad.

    Doa dan Zikir Bersama di PLTD Apung

    Selain di Kuburan Massal Ulee Lheue, ribuan warga Banda Aceh juga mengikuti doa dan zikir bersama di komplek PLTD Apung, Punge Blang Cut. Tampak warga yang memenuhi lokasi ini larit dalam zikir dan doa yang kirimkan untuk pra korban gempa dan tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 silam.

    Ikut berdoa dan berzikir bersama warga, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin, Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah, anggota DPRK, Tasrif dan sejumlah anggota DPRK Banda Aceh lainnya. Hadir juga Keuchik Punge Blang Cut, Tuha Peut Gampong dan warga Punge Blang Cut.

    Di lokasi ini, tausiah disampaikan Wakil Ketua Sekjen MUI Pusat, Tengku Zulkarnain MBA. Sementara zikir dipimpin oleh Ustad Zul Arafah.

    Zainal Arifin dalam sambutannya menyampaikan semua yang di lokasi PLTD Apung dengan tulus dan ikhlas mengirimkan doa kepada para syuhada yang syahid pada 26 Desember 2004 lalu.

    “Kita yakin mereka telah tenang di alam barzah karena mereka meninggal kembali ke hadapan Allah dengan khusnul khatimah. Kita yang ditinggalkan harus mampu mengambil pelajaran dari musibah ini dan tentunya terus berdoa agar kita juga bisa menghadap Allah SWT nantinya dengan khusnul katimah juga,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, Zainal Arifin kembali menegaskan bahwa Pemko Banda Aceh bersama Forkopimda telah mengeluarkan seruan bersama agar warga Banda Aceh tidak ikut merayakan pergantian tahun baru masehi dengan kegiatan hura hura, baik dengan menyalakan mercon/kembang api, meniup terompet maupun kegiatan hura hura lainnya seperti balap liar.

    Menurut Zainal Arifin, memperingati tahun baru masehi tidak sesuai dengan nilai nilai yang diajarkan dalam agama Islam.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Peringati 14 Tahun Tsunami, Aminullah Berdoa Bersama Warga Kota di Kuburan Massal Ulee Lheue
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved