www.riaukontras.com
| Jajaran FORGAN Halal Bihalal Dirumah Ketua DPD KNPI Dumai | | TNI Polri Alat Negara Terdepan Menjaga Pertahanan dan Keamanan NKRI | | Wali Kota Tutup Turnamen Sepakbola HUT Kota, Sekretariat FC Juara | | Kicau Mania Semarakan Contest Bird Dandenpom IM/2 CUP II | | Mayat Laki - laki Ditemukan Mengapung di Sungai Batang Tuaka Inhil | | Pelaku Mutilasi Vera Oktaria Kasir Indomaret, Diduga Dilakukan Oknum TNI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 18 Juni 2019
 
Jakarta
Effendy Sianipar Prihatin Dokter Bedah se Riau Mogok Kerja
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 28-11-2018 - 19:12:24 WIB

TERKAIT:
 
  • Effendy Sianipar Prihatin Dokter Bedah se Riau Mogok Kerja
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Riau I Effendy Sianipar mengaku prihatian dengan adanya demo mogok dokter bedah se provinsi Riau lantaran 3 orang temannya ditahan Kejaksaan Negeri Pekanbaru karena diduga terlibat korupsi Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Arifin Achmad.

    Senin (26/11/2018) lalu dokter bedah di Riau menyatakan mogok bekerja. Bahkan, sejumlah dokter ada yang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

    "Pekerjaan dokter itu sangat mulia. Mereka sudah disumpah. Bagaimana bisa mereka melakukan (mogok) itu hanya karena masalah hukum yang bisa berakibat hilangnya nyawa seseorang," kata Effendy di komplek DPR, Rabu (28/11/2018).

    Effendy mengaku prihatin atas mogoknya para dokter itu. Dia berharap peristiwa itu tiďak berlarut-larut.

     "Saya sangat meyayangkan peristiwa itu. Secepatnya harus dicarikan solusi," jelasnya.

    Politisi PDI Perjuangan ini yakin, aksi mogok yang dilakukan dokter bedah di Riau itu tidak akan menyurutkan langkah Kejaksaan untuk melanjutkan perkaranya.

    "Ngak ada istilah demo mogok untuk pemeriksaan korupsi, karena hukum adalah panglima tertinggi yang tak bisa di pengaruhi," jelasnya.

    Sebelumnya, Kejari Pekanbaru menahan 3 dokter serta dua rekanan pengadaan Alkes di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Pagu anggaran pengadaan alat kesehatan di RSUD ini mencapai Rp 5 miliar untuk tahun anggaran 2012-2013 dengan rekanan bersama CV PMR. Di mana hasil penyidikan pengadaan Alkes tersebut tidak sesuai dengan prosedur. (Dwi/Kar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Effendy Sianipar Prihatin Dokter Bedah se Riau Mogok Kerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved