www.riaukontras.com
| Wali Kota Minta Komite Memajukan Sekolah | | Pemerintah Rehabilitasi Ayah dan Anak Yang Terlantar di Bireuen | | Wali Kota: Jika Terjadi Kebakaran Segera Hubungi 0651-113 | | Di Banda Aceh Siswa Hafidz Qur'an Bebas Memilih Sekolah | | Dandim 0107 Asel Pimpin Upacara Bendera di SMA Insan Madani Meukek | | Tradisi Penyambutan Warga Baru Yonif Raider 112 DJ
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Januari 2019
 
Jakarta
Effendy Sianipar Prihatin Dokter Bedah se Riau Mogok Kerja
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 28-11-2018 - 19:12:24 WIB

TERKAIT:
 
  • Effendy Sianipar Prihatin Dokter Bedah se Riau Mogok Kerja
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Riau I Effendy Sianipar mengaku prihatian dengan adanya demo mogok dokter bedah se provinsi Riau lantaran 3 orang temannya ditahan Kejaksaan Negeri Pekanbaru karena diduga terlibat korupsi Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Arifin Achmad.

    Senin (26/11/2018) lalu dokter bedah di Riau menyatakan mogok bekerja. Bahkan, sejumlah dokter ada yang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

    "Pekerjaan dokter itu sangat mulia. Mereka sudah disumpah. Bagaimana bisa mereka melakukan (mogok) itu hanya karena masalah hukum yang bisa berakibat hilangnya nyawa seseorang," kata Effendy di komplek DPR, Rabu (28/11/2018).

    Effendy mengaku prihatin atas mogoknya para dokter itu. Dia berharap peristiwa itu ti─Ćak berlarut-larut.

     "Saya sangat meyayangkan peristiwa itu. Secepatnya harus dicarikan solusi," jelasnya.

    Politisi PDI Perjuangan ini yakin, aksi mogok yang dilakukan dokter bedah di Riau itu tidak akan menyurutkan langkah Kejaksaan untuk melanjutkan perkaranya.

    "Ngak ada istilah demo mogok untuk pemeriksaan korupsi, karena hukum adalah panglima tertinggi yang tak bisa di pengaruhi," jelasnya.

    Sebelumnya, Kejari Pekanbaru menahan 3 dokter serta dua rekanan pengadaan Alkes di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Pagu anggaran pengadaan alat kesehatan di RSUD ini mencapai Rp 5 miliar untuk tahun anggaran 2012-2013 dengan rekanan bersama CV PMR. Di mana hasil penyidikan pengadaan Alkes tersebut tidak sesuai dengan prosedur. (Dwi/Kar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Effendy Sianipar Prihatin Dokter Bedah se Riau Mogok Kerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved