www.riaukontras.com
| Hari Ketiga, Aceh Timur Sudah Kumpul 41 Medali | | Bupati Karimun Resmikan Hotel Ecotel  | | Pemerintah Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Banjir Aceh Utara | | Hasil Sementara Perolehan Medali Aceh Timur Teratas Raih 6 Emas 5 Perak 6 Perunggu | | Aminullah Luncurkan Program Diniyah Madrasah Ibtidaiyah Banda Aceh | | Bupati Meranti Resmikan Mushola Ashifa MTSN I Selatpanjang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 21 November 2018
 
Banda Aceh
Dinsos Aceh Pulangkan Warga Punge Setalah 2 Tahun Ditahan di Malaysia
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 08-11-2018 - 17:40:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Dinsos Aceh Pulangkan Warga Punge Setalah 2 Tahun Ditahan di Malaysia
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh memulangkan Rusli (39), warga Punge, Banda Aceh, setelah 2 tahun mendekam sebagai tahanan di Imigrasi Peneng, Malaysia. Informasi ditahannya Rusli diperoleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Malaysia dari Kantor Imigrasi Malaysia yang kemudian diteruskan ke Pemerintah Aceh.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT memerintah Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM untuk mengurus proses pemulangan Rusli kembali ke Aceh. Sementara Alhudri menugaskan Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Rohaya Hanum SE untuk berkoordinasi dengan KJRI Malaysia.

    Kemudian, Rusli diantarkan langsung oleh Imigrasi Malaysia bersama KJRI ke Bandara Kualanamu Sumatera Utara untuk diserahkan ke Pemerintah Aceh.

    “Kami mewakili Pemerintah Aceh sudah menerima Rusli dari KJRI Malaysia tadi siang. Saya bertindak mewakili kepala Dinas Sosial Aceh,” ujar Rohaya Hanum , Kamis (8/11/2018).

    Menurut Rohaya, tidak ada riwayat kejahatan yang dilakukan Rusli di Malaysia, dia ditangkap karena tidak memiliki identitas dan dokumen resmi sebagai warga negara asing di Malaysia. Rusli di Malaysia tinggal sebatangkara karena keluarganya semua sudah terkena musibah tsunami pada 2004 silam

    “Dia dibawa oleh keluarganya ke Malaysia sejak kecil, saat itu masih berumur 5 tahun . Kemudian dia dibuatkan KTP palsu oleh pihak keluarga. Namun, sebelum tsunami keluarganya pulang ke Banda Aceh sehingga menjadi korban tsunami dan tinggallah Rusli sendiri di Malaysia hingga dia ditangkap oleh pihak keamanan setempat,” kata Rohaya.

    Di Aceh, karena Rusli  tidak lagi memiliki tempat tinggal maka akan diinapkan di Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) milik Dinas Sosial Aceh di Ladong, Aceh Besar.

    “Karena dia tanggungjawab negara maka akan kita tampung di Liposos milik Dinas Sosial Aceh di Ladong,” kata Rohaya Hanum yang mengaku sedang dalam perjalanan pulang ke Aceh.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Dinsos Aceh Pulangkan Warga Punge Setalah 2 Tahun Ditahan di Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    5 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    8 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
    9 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    10 Wakil Bupati Minta Bupati Nias Barat Copot Kadis BPKPAD dan Kuasa BUD
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved