www.riaukontras.com
| BPN Inhu Serahkan 15.189 Persil Sertifikat PTSL | | Tujuh Tahanan Kejari Pelalawan Kabur, Satu diantaranya Kembali Tertangkap | | Majelis Hakim Tolak Eksepsi Penasehat Hukum Aheng Dalam Kasus Dugaan Penipuan 1,6 Miliar | | Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa Dan Tsunami | | Bupati Ikuti Tabligh Akbar Dan Istighosah di Mapolres Inhil | | Kebersamaan TNI Dengan Petani Dalam Panen Padi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 20 Maret 2019
 
Banda Aceh
Tak Terima di Tuntut Rendah, JPU Kejari Jantho Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 07-11-2018 - 18:34:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Tak Terima di Tuntut Rendah, JPU Kejari Jantho Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Salah satu Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jantho dilaporkan ke Komisi Kejaksaan. Dalam surat yang di layangkan oleh Susi Susanni atas kekecewaannya terhadap kinerja Jaksa yang bertindak atas kasus penganiayaan terhadap adiknya yang bernama Muhammad Rafsanjani, Selasa ( 7/11)

    Susi menjelaskan, ia berinisiatif melaporkan Jaksa tersebut  atas kekecewaan sikap dan tuntutan Jaksa terhadap pelaku penganiayaan terhadap adiknya yang terkesan seperti ada permainan.

    " Saya melaporkan Oknum Jaksa tersebut karna terkesan seperti adanya permainan dalam tuntutan adik saya" jelas Susi kepada awak media

    Dalam laman SIPP Pengadilan Negeri Jantho, JPU menjerat para terdakwa dengan pasal 170 Ayat ( 2) Ke 2 KUHP dengan menjatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan.

    " Sungguh kami sangat kecewa atas tuntutan jaksa tersebut, adik kami yang dianiaya oleh para terdakwa yang sekarang cacat permanen  namun tuntutannya hanya segitu" tambah Susi

    Susi juga menjelaskan, pada saat persidangan pemerikasaan saksi juga sudah pernah di laporkan ke Kejati Aceh dan Komnas HAM, namun rasa kecewa atas tuntutan Jaksa seperti tidak memberikan keadilan bagi adiknya.

    " Sebelumnya juga sudah pernah kami laporkan ke Kejati Aceh dan Ke Komnas HAM, bahkan salah satu dari orang kejati menelpon meminta Jaksa tersebut jangan ada Kongkalikong (Permainan-red) dalam kasus ini. Kami juga mengharap ketika tuntutan adanya keadilan bagi adik kami yang telah dianiaya oleh Tersangka yang telah cacat permanen" tambahnya lagi

    Susi mengharapkan, dalam kasus ini agar majelis hakim dapat melihat Fakta yang sebenarnya, sehingga kasus yang di putuskan pun bisa memberi keadilan bagi keluarganya

    "Kami mengharap, agar majelis hakim yang menyidangkan perkara adik kami dapat memberikan keadilan bagi kami sesuai fakta persidangan serta efek dari perbuatan terdakwa yang telah membuat adik kami cacat permanen" Harapnya.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Tak Terima di Tuntut Rendah, JPU Kejari Jantho Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved