www.riaukontras.com
| Sekda Kampar Buka Musrenbang 2020 Kabupaten Kampar | | Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto: Komitmen Kita bersama Dalam Perangi KKN | | Pemkab Kuansing Peringati hari Sampah Nasional | | Kabur dari Tahanan, Kejari Pelalawan Tetapkan 4 Orang DPO | | Bupati Kuansing, Mursini Minta Pelayanan Transparan untuk Masyarakat | | Presedium GMNI Lakukan Aksi Demo di Dompak Kepri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 21 Maret 2019
 
Aceh Timur
Pemerintah Minta Medco Urus IMB
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 25-10-2018 - 18:39:22 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemerintah Minta Medco Urus IMB
  •  

    IDI, RIAUKontraS.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, meminta PT Medco E&P Malaka untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal tersebut dinilai mendesak mengingat perusahaan Minyak dan Gas (Migas) itu sudah beroperasi lebih 10 tahun.
     
    “Kita sudah menyurati PT Medco E&P Malaka, tapi sampai saat ini mereka belum juga mengurus IMB permanen,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Timur, T. Reza Rizki, melalui Sekretarisnya, M. Faisal, Kamis (25/10) di Idi.
     
    Meskipun Blok A merupakan proyek nasional, tetapi kewajiban terhadap pemerintah harus dipenuhi oleh Medco dan Pemkab Aceh Timur akan terus menyurati Medco untuk  meminta perusahaan tersebut mengurus IMB terhadap fasilitas produksi Migas di Blok A.

    Soal IMB ini diatur dengan perundang-undangan, sehingga kita berkewajiban untuk menagih dari pihak manapun yang tidak memenuhi kewajibannya,” kata M. Faisal.
     
    Melihat kontrak Engineering Procurement and Contruction (EPC) yang ditandatangani MedcoEnergi sebesar senilai AS$240 juta dengan konsorsium dari PT JGC Indonesia dan PT Encona Inti Industri (JEC).
     
    “Jika separuh saja dari nilai kontrak ini diplot untuk pembangunan fisik Blok A, maka tidak kurang dari Rp16 miliar harus dikeluarkan PT Medco E&P Malaka untuk pengurusan IMB,” tambah M. Faisal.
     
    Soal kontruksi prasarana bangunan gedung yang sulit ditentukan seperti pipa atau lainnya, maka M. Faisal meminta Medco dapat menghitung dengan mengacu ke Permen Pekerjaan Umum dan Perusamahan Rakyat RI Nomor 06/PRT/M/2017 tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung yakni 1,75 persen dari jumlah Rencana Anggaran Biaya (BAB) pembangunan. (*).


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pemerintah Minta Medco Urus IMB
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved