www.riaukontras.com
| Korem 012/TU Gelar Acara Tradisi Lepas Sambut | | Hut Ke-62, Kodam IM Adakan Lomba Golf Fun Game | | Mulai 2019, Pemko Banda Aceh Gelar Tausiah dan Zikir Gemilang di Setiap Kecamatan | | Buka SALEUM MAN Model, Aminullah: Perlu Ditiru oleh Sekolah Lain | | Babinsa Koramil Cilacap Temukan Sesosok Mayat di Kalidonan | | Inilah Peran Babinsa Koramil 05/Nusawungu Untuk Linmas Desa Karangtawang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 20 Januari 2019
 
Aceh Timur
Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Diperioritas
Editor: Muhammad Abubakar | Minggu, 14-10-2018 - 15:51:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Diperioritas
  •  

    IDI, RIAUKontraS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, tahun depan akan memperioritaskan pembangunan jembatan penghubung antar desa yang ada di 24 kecamatan. Hal itu dinilai penting dilakukan mengingat masih banyak jembatan didaerah itu yang rusak.
     
    “Tahun depan kita akan alokasikan dana melalui APBK 2019 untuk pembangunan jembatan di kecamatan-kecamatan, karena masih tersisa jembatan penghubung yang rusak dan butuh pembangunan dan perbaikan,” ujar Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, Minggu (14/10/2018).
     
    Salah satu jembatan yang menjadi perioritas, lanjut Rocky, adalah jembatan Blang Gleum yang terletak di Dusun Sosial, Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok. Jembatan berukuran 4X16 meter tersebut akan dilanjutkan pembangunannya dengan APBK 2019, karena pangkal jembatan sebagai pondasi awal telah dibangun dua tahun yang lalu.
     
    “Jembatan Blang Gleum ini perlu kita perioritas, karena jembatan ini menjadi penghubung antara masyarakat di Desa Buket Makmu dan Blang Gleum dengan Pusat Ibukota Kecamatan Julok,” ujar Rocky.
     
    Bahkan pekan lalu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan PR setempat telah turun ke Desa Blang Gleum, untuk melakukan pengecekan dan ternyata selama ini masyarakat disana hanya mengandalkan jembatan darurat sebagai penghubung antar desa.
     
    Oleh karenanya, Rocky bertekat memperioritas pembangunan jembatan tersebut, sehingga arus transportasi kembali normal. Setelah pembangunan selesai nantinya jembatan tersebut masyarakat agar merawatnya secara bersama-sama, seperti tidak membiarkan dilintasi truk dengan tonase yang berlebihan.
     
    “Segala bentuk pembangunan didesa, baik yang menggunakan APBG, APBK, APBA maupun APBN adalah milik desa yang perlu dijaga dan dirawat bersama,” tutup Rocky.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Diperioritas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved