www.riaukontras.com
| Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik | | Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum | | Kabupaten Siak Bersiap Ikuti Lomba Implementasi Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional | | Rapat Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD | | Proyek Multiyears Jalan Duri-Sei Pakning di Kab Bengkalis Masuk Tahap II Oleh Penyidik KPK | | Oknum Honorer Damkar di Koto Gasib, Gagahi Anak Dibawah Umur
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 06 Juni 2020
 
Banda Aceh
Bank Aceh Diharapkan Mampu Melakukan Perubahan
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 08-10-2018 - 17:37:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Bank Aceh Diharapkan Mampu Melakukan Perubahan
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Haizir Sulaiman resmi menjabat sebagai Dirut PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Haizir dilantik oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Senin (8/10/2018) di pendopo gubernur.

    Harapan besar diletakkan di atas pundak Haizir yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Dana Jasadan SDI untuk melakukan perubahan di tubuh Bank Aceh Syariah. Harapan juga datang dari Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

    Menurut Aminullah yang pernah 10 tahun menjabat sebagai Dirut Bank Aceh, problema terbesar Aceh saat ini adalah masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

    "Maka harapan kita ke depan, pembiayaan atau penyaluran kredit harus lebih difokuskan untuk kebangkitan dunia usaha. Hal itu akan membuka banyak lapangan kerja sehingga pada akhirnya akan mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran," katanya.

    Selain itu dalam rangka ekspansi usaha, pengembangan kantor cabang Bank Aceh Syariah di luar daerah seperti di Jakarta maupun daerah lain yang memungkinkan perlu segera dilakukan.

    "Termasuk gedung kantor pusat di Banda Aceh harus segera dibangun, dan kita harapkan gedung itu nantinya dapat menjadi ikon baru di Aceh. Lalu membangun kokompakan internal juga penting untuk kemajuan perusahaan," katanya.

    Hal lainnya, Bank Aceh Syariah juga diminta untuk memanfaatkan peran wali kota dan bupati sebagai pemilik bank untuk bersama-sama memajukan perusahaan. "Alhamdulillah perkembangan bank cukup baik dengan aset per 30 September 2018 tercatat sebear Rp 24,7 triliun," kata Aminullah.

    "Harapan kita semua, Bank Aceh Syariah semakin besar dan maju pada masa mendatang. Dan yang paling penting harus lebih pro rakyat Aceh karena sejatinya bank ini milik rakyat Aceh," kata Aminullah.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bank Aceh Diharapkan Mampu Melakukan Perubahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved