www.riaukontras.com
| DPC AJOI Bengkalis Gandeng Lembaga Pendidikan Wartawan PJC Gelar Pelatihan | | Dugaan Penyimpangan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ratusan Juta, Masriah sebut Temuan BPK Sudah | | Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Maret 2019
 
Banda Aceh
Bank Aceh Diharapkan Mampu Melakukan Perubahan
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 08-10-2018 - 17:37:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Bank Aceh Diharapkan Mampu Melakukan Perubahan
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Haizir Sulaiman resmi menjabat sebagai Dirut PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Haizir dilantik oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Senin (8/10/2018) di pendopo gubernur.

    Harapan besar diletakkan di atas pundak Haizir yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Dana Jasadan SDI untuk melakukan perubahan di tubuh Bank Aceh Syariah. Harapan juga datang dari Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

    Menurut Aminullah yang pernah 10 tahun menjabat sebagai Dirut Bank Aceh, problema terbesar Aceh saat ini adalah masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

    "Maka harapan kita ke depan, pembiayaan atau penyaluran kredit harus lebih difokuskan untuk kebangkitan dunia usaha. Hal itu akan membuka banyak lapangan kerja sehingga pada akhirnya akan mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran," katanya.

    Selain itu dalam rangka ekspansi usaha, pengembangan kantor cabang Bank Aceh Syariah di luar daerah seperti di Jakarta maupun daerah lain yang memungkinkan perlu segera dilakukan.

    "Termasuk gedung kantor pusat di Banda Aceh harus segera dibangun, dan kita harapkan gedung itu nantinya dapat menjadi ikon baru di Aceh. Lalu membangun kokompakan internal juga penting untuk kemajuan perusahaan," katanya.

    Hal lainnya, Bank Aceh Syariah juga diminta untuk memanfaatkan peran wali kota dan bupati sebagai pemilik bank untuk bersama-sama memajukan perusahaan. "Alhamdulillah perkembangan bank cukup baik dengan aset per 30 September 2018 tercatat sebear Rp 24,7 triliun," kata Aminullah.

    "Harapan kita semua, Bank Aceh Syariah semakin besar dan maju pada masa mendatang. Dan yang paling penting harus lebih pro rakyat Aceh karena sejatinya bank ini milik rakyat Aceh," kata Aminullah.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Bank Aceh Diharapkan Mampu Melakukan Perubahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved