www.riaukontras.com
| Mengaku Humas Polres Kampar, Oknum Penipu Hubungi Kades Meminta Sejumlah Uang | | Dinas Sosial Aceh Razia Gepeng | | Dubes Singapura Dampingi Menteri Airlangga Buka Outlet Fashion | | HUT Ke 73, Zidam IM dan Yonzipur 16 Gelar Syukuran | | Kapolsek Benai Lakukan Penyuluhan Narkoba di SMPN II Senjato Raya | | TNI dan Masyarakat Buka Kuala Krueng Sabee
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 17 Oktober 2018
 
Banda Aceh
KMA Desak Pemkab Abdya Berantas LGBT dan Wanita Jadi Jadian
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 21-08-2018 - 18:08:26 WIB

TERKAIT:
 
  • KMA Desak Pemkab Abdya Berantas LGBT dan Wanita Jadi Jadian
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual /Transgender (LGBT) merupakan penyakit masyarakat di negara yang penduduknya manyoritas muslim, apa lagi hal itu terjadi di provinsi Aceh yang berjulukan serambi mekkah.

    Hal itu terjadi di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh atau sering di sebut Negeri Breuh Sigumpai. Menurut foto foto yang sempat viral dan beredar di media sosial ada oknum oknum pejabat di kabupaten itu yang berbau dengan bapak bapak yang sedang memakai baju wanita alias wanita jadi jadian sangat menghebohkan warganet didaerah yang menerapkan Qanun Syari'at islam.

    Kabid Advokasi Keluarga Mahasiswa Abdya (KMA) Rifal Hardian mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Abdya untuk memberantas LGBT atau sering di sebut wanita jadi jadian dari bumi Aceh.

    "Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual/Transgender (LGBT), sangat tabu di Aceh.

    " Kita sangat mengapresiasi pemerintah apabila mampu memberantas LGBT di Abdya, dan hal ini sudah patut untuk di lakukan, mengingat kecendrungan masyarakat Abdya terhadap perkembangan LGBT mulai mengkhawatirkan" ungkap Rifal pada media (21/8).

    Rifal menjelasakan, pasca tersebarnya foto-foto para waria yang sempat mengisi acara hari kemerdekaan HUT RI adalah pemicu terhadap kekhawatiran masyarakat abdya.

    Selama perayaan HUT RI yang di lakukan di Abdya pasca pemekaran dari Aceh Selatan tidak pernah hal ini terjadi, memberikan ruang kepada para Wanita Pria (Waria) wanita jadi jadian untuk mengeksperesikan diri yang bertentangan dengan aqidah dah kaedah-kaedah dalam islam, ini sungguh sangat memalukan, "tambahnya.

    Rifal Juga menjelaskan, prilaku budaya yang salah yang selama ini kita anggap lelucon malah menjadi malapetaka yang dilihat oleh masyarakat luar, "jelas Rifal.

    "Kekhawatiran kita menjadi bertambah ketika kita melihat sekelompok bapak-bapak yang menggunakan daster pada acara memperingati HUT RI kemarin, ini sungguh sangat tidak baik dan memalukan bagi kita yang menjunjung tinggi Sayariat Islam di Abdya, "sebut Rifal.

    Rifal Mengharap, Pemda Serius dalam memberantas LGBT yang ada di Abdya, komitmen pemerintah untuk tidak memberi ruang kepada prilaku LGBT sangat di harapkan.

    "Kita sangat mengharap pemerintah serius menangani perkara ini sebagai daerah yang menjunjung tinggi syari'at islam, "pungkas Rifal.(Muhammad Abubakar 085210777874)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • KMA Desak Pemkab Abdya Berantas LGBT dan Wanita Jadi Jadian
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    5 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    6 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    7 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    8 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
    9 Wakil Bupati Minta Bupati Nias Barat Copot Kadis BPKPAD dan Kuasa BUD
    10 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved