www.riaukontras.com
| Wali Kota Minta Komite Memajukan Sekolah | | Pemerintah Rehabilitasi Ayah dan Anak Yang Terlantar di Bireuen | | Wali Kota: Jika Terjadi Kebakaran Segera Hubungi 0651-113 | | Di Banda Aceh Siswa Hafidz Qur'an Bebas Memilih Sekolah | | Dandim 0107 Asel Pimpin Upacara Bendera di SMA Insan Madani Meukek | | Tradisi Penyambutan Warga Baru Yonif Raider 112 DJ
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Januari 2019
 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan di Polsek Tuhemberua Masih Berjalan di Tempat
Editor: | Jumat, 29-06-2018 - 10:54:29 WIB
FOTO KEPALA DESA SIFAHANDRO KABUPATEN NIAS UTARA
TERKAIT:
 
  • Lima Bulan Kasus Penganiayaan di Polsek Tuhemberua Masih Berjalan di Tempat
  •  

    NIAS UTARA, RIAUKontraS.com - Sudah lima bulan kasus Penganiayaan yang di lakukan oleh Budiman Alim Gea ( Kepala Desa Sifahandro) Kecamatan Saw├Á Kabupaten Nias Utara terhadap warganya Efori Gea masih berjalan ditempat, belum juga di limpahkan Berkas perkaranya ke kejaksaan Negeri Gunungsitoli, ada apa dengan Polsek Tuhemberua?.

    Efori Gea (Korban penganiayaan) mondar mandir menanyakan Laporan ke Polsek Tuhemberua terkait kasus Penganiayaan terhadap dirinya,  Polsek Tuhemberua melalui kanit Penyidik Alfonso sinaga mengatakan, telah di tetapkan sebagai Tersangka, sejak Pemanggilan Pertama tanggal 11/06/2018. Namun Berkas masih belum di limpahkan di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, namun pihak Penyidik selalu mengatakan Sabar sabar sabar sabar terus, tanpa ada alasan mengapa tersangka tidak ditahan dan berkasnya tidak dilimpahkan kekejaksaan, Jelas Efori.

    Terakhir Efori Gea mempertanyakan perkembangan laporan kepada Kanit Polsek Tuhemberua Alfonso sinaga di ruang kerjanya setelah Budiman Alim Gea di tetapkan sebagai Tersangka 28/06/2018, kanit polsek Tuhemberua Alfonso sinaga mengatakan, Jupernya lagi ber tugas PAM TPS  pada PILGUB Sumatera Utara dan berkasnya kita segera lengkapi, dan di kirim kekejaksaan, kita limpahkan segera mungkin minggu depan sudah ada hasil, Jelas Kanit

    Efori menambahkan kepada wartawan ini, Laporan saya ini sudah lama di Polsek Tuhemberua, setiap saya tanyakan, tunggu tunggu lagi proses, sabar, sabar sabar terus, dan saya sudah mulai bosan untuk menanyakan ke Polsek Tuhemberua (penyidik), terkait laporan saya ini, Ungkap Efori dengan nada kesal

    Saya berharap kepada Kapolsek Tuhemberua agar laporan kasus Penganiayaan saya ini agar di tindak lanjuti secepatnya, ini sudah 5 (lima) bulan Kok belum juga selesai dan berkasnya tidak dikirim kekejaksaan Negeri Gunung Sitoli. Harap Efori

    Kita menduga Polsek Tuhemberua hanya memberlakukan hukum NKRI ini kepada masyarakat Awam, kalau tidak kenapa kasus penganiayaan saya ini yang dilakukan oleh kepala Desa Sifahandro masih berjalan ditempat, Tegas Efori

    Ketika Wartawan konfirmasi Kapolsek Tuhemberua melalui Telepon Selulernya mengakatakan, saya lagi di acara di kantor camat, langsung saja di kantor, kitakan tidak saling kenal, wartawan memperkenalkan diri bahwa saya pimpinan redaksi riaukontras.com, ingin konfirmasi terkait kasus penganiayaan terhadap Efori Gea, kapolsek mengatakan langsung saja tanyakan dikantor atau suruh anggota bapak kekantor dan kapolsek langsung memutus komunikasi.

    Red*


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Lima Bulan Kasus Penganiayaan di Polsek Tuhemberua Masih Berjalan di Tempat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved