www.riaukontras.com
| ASRI Turun Ke Jalan, Pantau Persiapan STQ Prov Kepri 2019 | | Kodim 0107 Aceh Selatan Laksanakan Kegiatan Penyuluhan P4GN dan Cek Uriene | | Janji Ayam KUB Bagi Janda dan Anak Yatim di Abdya | | Pasca Kaburnya Tahanan, Persidangan Tetap Berjalan dengan Pengawalan Ketat | | Manggala Agni Berjibaku Padamkan Api | | Kasi Intel Kejaksaan: Tahanan yang Kabur Bukan Tahanan Kejaksaan Melainkan Tahanan Hakim
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 21 Maret 2019
 
Jenazah Pendeta Herman Baeha Ditemukan Di Pulau ASU
Editor: | Minggu, 26-06-2016 - 21:28:09 WIB

TERKAIT:
 
  • Jenazah Pendeta Herman Baeha Ditemukan Di Pulau ASU
  •  

    NIAS BARAT, RiauKontras  - Tim SAR, TNI Angkatan Laut, dan warga menemukan jenazah Herman Baeha, korban perahu tenggelam di perairan Kepulauan Hinako, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

    "Satu korban terakhir yang hilang sudah ditemukan oleh Tim SAR, TNI AL dan warga tepatnya di sebelah ujung Pulau Asu," kata Koordinator Pos SAR Nias Bobby Purba, Minggu (26/06/2016) di Gunungsitoli.

    Tim SAR mencatat ada lima korban hilang saat perahu tenggelam pada Rabu (22/06/2016). Mereka adalah Sahnan Marunduri selaku pemilik kapal, Jimi Harefa anak buah kapal, dan tiga orang pendeta, yakni Saron Marunduri, Budieli Hia, dan Herman Baeha.

    Empat sudah ditemukan dalam kondisi selamat. Satu korban tewas yang ditemukan adalah Herman.

    "Jenazah yang ditemukan oleh Tim SAR, TNI AL dan warga berjenis kelamin laki-laki. Namun, untuk identifikasi diserahkan sepenuhnya kepada tim kesehatan di Puskesmas Kecamatan Sirombu," kata Bobby.

    Informasi dari tim SAR, jenazah korban yang ditemukan pertama kali sekitar pukul 14.00 WIB. Ada satu kapal nelayan menuju Samudra Hindia dan melihat ada mayat mengambang. "Saat ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB, korban dalam keadaan mengambang dan tengkurap, tanpa menggunakan pelampung".

    Bobby mengatakan, meski operasi pencarian sudah dihentikan, timnya tetap mencari korban yang belum ditemukan karena permintaan dari keluarga korban.

    "Sebetulnya pencarian korban sudah dilakukan sejak Rabu lalu hingga Sabtu," ujarnya.

    Tim SAR menurunkan dua unit perahu karet, tetapi salah satunya sudah kempis akibat terkena batu karang. Tim tersebut terdiri dari empat orang dan satu orang tim dari TNI AL.

    Sementara itu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli mengatakan, akan mengevaluasi kekurangan dalam operasi pencarian korban. "Saya sudah perintahkan untuk mencari hidup atau mati," kata Faduhusi.

    Istri korban, Budiati Marunduri, tampak sedih dan berusaha tetap tegar dan tabah menerima musibah yang dialami suaminya,"Tidak ada tanda-tanda sebelumnya saat mereka pergi memancing," ujar Istrinya RK(Efori)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Jenazah Pendeta Herman Baeha Ditemukan Di Pulau ASU
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved