www.riaukontras.com
| DPRD Kota PeKanbaru Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru | | AMPERA Desak KPK dan Mabes Polri Proses Kasus Hukum Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis | | FORGAN Audiensi Kepada Dinas Lingkungan Hidup Dumai | | Puluhan Personil TNI Kodim 0114 Aceh Jaya Sites Urine | | Slip Setoran Bank ke REKENING Pribadi BUPATI Kuansing Jadi Bukti di Persidangan | | Wakil Bupati Hadiri Pesta Pernikahan Putra Bungsu Bupati, HM Wardan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 26 Juni 2019
 
Advertorial
Pemerintah Kab. Nias Utara Laksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan
Editor: | Kamis, 10-11-2016 - 23:30:41 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemerintah Kab. Nias Utara Laksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan
  •  

    NIAS UTARA, RiauKontras.Com - Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Nias Utara telah terlaksana dengan baik sebagaimana mestinya yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Nias Utara Upacara. Peringatan Hari Pahlawan Kamis 10 November 2016 di Kabupaten Nias Utara, Wakil Bupati Nias Utara Haogosochi Hulu, SE., MM bertindak sebagai Inspektur Upacara sedangkan Komanda Upacara Danpos-AL Letda Laut TB. Gunawan, dengan peserta Upacara Wakil Ketua DPRD Nias Utara Ibelala Waruwu, Mayor Inf. Hatianus Zega Perwira Penghubung Wilayah Kabupaten Nias Utara DIM 0213/Nias, Staf Ahli Bupati Nias Utara, Asisten Sekda, Danramil 06 Tuhemberua, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala SKPD, Kepala Bagian, TNI-Polri dan Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS, Siswa SMAN 1 Lotu, SMKN 1 Lotu dan Siswa SMPN 1 Lotu. dan dilaksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, dan pembcaan Pesan-pesan perjuangan atau kata mutiara dari pahlawan Nasional oleh Wakil Ketua DPRD Nias Utara Ibelala Waruwu sebanyak 15 butir.

    Wakil Bupati Nias Utara Haogosochi Hulu, SE., MM membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa menyampaikan peringatan Hari Pahlawan didasarkan pada peristiwa "Pertempuran 10 November 1945" di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan Pasukan Asing setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan memakan korban jiwa yang sangat besar. Peristiwa itu memberi kita pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah "Politik Kekuatan", melainkan "Politik Harapan". Bahwa apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan. Peringatan Hari Pahlawan  harus mampu menggali apinya, bukan abunya. Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, dengan semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan yang bulat-muklat dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara. Disamping itu juga menyampaikan dalam rangka mencapai perikehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, patriotisme progresif harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan.

    Selanjutnya, sejalan dengan orientasi Trisakti tersebut, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden H.M. Jusuf Kalla hadir dengan menawarkan Visi transformatif "terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan gotong-royong". Dan telah dirumuskan sembilan agenda prioritas Pemerintahan ke depan yang disebut Nawa Cita. Kesembilan agenda prioritas dikategorikan kedalam tiga ranah; Ranah Mental-Kultural, Ranah Material (Ekonomi) dan Ranah Politik. Pada ketiga ranah tersebut, Pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

    Disamping itu, sesuai amanat Presiden Republik Indonesia pada Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1956, setahun setelah Pemilihan Umum pertama tahun 1955, Bung Karno menjelaskan tiga fase Revolusi Bangsa. Dua Fase telah dilalui dengan berhasil, dan satu Fase lagi menghadang sebagai tantangan. Indonesia telah melewati "Taraf Physical Revolution" dan "taraf Survival". Lantas Bung Karno tandaskan, "sekarang kita berada pada taraf Investment, yaitu taraf menanamkan modal-modal dalam arti yang seluas-luasnya: Investment of human skill, material investment, dan mental investment."

    Selanjutnya, gerakan revolusi mental diharapkan bisa mendorong gerakan hidup baru, dalam bentuk: perombakan cara berpikir, cara kerja, cara hidup, yang merintangi kemajuan; dan peningkatan pembangunan cara berpikir, cara bekerja, dan cara hidup yang baik. maka dengan gerakan hidup yang baru adalah gerakan revolusi mental "untuk menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia yang baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang Rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala."

    Melalui momentum peringatan hari pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan, mari kita mengambil makna yang terkandung didalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti, taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, Pantang menyerah, Jujur dan Adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pahlawan.

    Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu dan dilandasi dengan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong maka bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda, dan dapat menjadi bangsa "Pemenang" mampu bersaing dengan Negara dan Bangsa lain, sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2016 yaitu "Satukan Langkah Untuk Negeri". Yang mengandung makna untuk kita tetap bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai ini.

     Selain itu, melalui Peringatan Hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa pahlawan diharapkan dapat lebih membangkaitkan semangat kebangsaan, menumbuh-kembangkan nilai-nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi Negeri ini, dan selamat Hari Pahlawan Tahun 2016.(apoliswan)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pemerintah Kab. Nias Utara Laksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved