www.riaukontras.com
| Tiga Tahanan yang Kabur di Kejaksaan Pelalawan Ditangkap | | Rudyanto: Ujian Tetap Jalan Meski Siswa ada Tunggakan Disekolah | | BPN Inhu Serahkan 15.189 Persil Sertifikat PTSL | | Tujuh Tahanan Kejari Pelalawan Kabur, Satu diantaranya Kembali Tertangkap | | Majelis Hakim Tolak Eksepsi Penasehat Hukum Aheng Dalam Kasus Dugaan Penipuan 1,6 Miliar | | Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa Dan Tsunami
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 20 Maret 2019
 
Aceh Timur
Tidak Miliki Ijin IPAl dan AMDAL RSUD SAAS Perlak Langgar Aturan
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 03-04-2018 - 00:34:14 WIB

TERKAIT:
 
  • Tidak Miliki Ijin IPAl dan AMDAL RSUD SAAS Perlak Langgar Aturan
  •  

    ACEH TIMUR, RiaukontraS.com - Semenjak di resmikan oleh Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah pada 23 Mei 2016, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peurelak terus melakukan perbuatan melawan hukum.

    Pasalnya Rumah Sakit plat merah milik pemerintah daerah kabupaten Aceh Timur itu, hingga saat ini belum memiliki ijin Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL), dan begitu juga dengan Environmental Impact Assessment atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari instansi terkait, sesuai dengan PP No. 27 Tahun 1999.

    Dengan belum dimilikinya AMDAL RSUD SAAS terindikasi telah melanggar Pasal 3 ayat 1 Bab II PP No. 27 Tahun 2012 tentang penyusunan AMDAL dan UKL-UPL. Karena air limbah rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang sangat potensial. Air limbah rumah sakit juga mengandung Bakteri, Virus, Senyawa Kimia, dan obat obatan yang dapat membahayakan bagi kesehatan masyarakat sekitar.

    Sementara mantan Direktur RSUD SAAS Peurelak dr. Edy Gunawan, usai di lantik sebagai Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud Senin 02 April 2018, di Peuerlak pada media ini membenarkan, rumah sakit tersebut belum memiliki IPAL dan ijin AMDAL, "belum ada ijinnya masih kita urus, "ujarnya.

    Masih kata Edy, kalau dulu Rumah Sakit Rehabilitas Medik, IPAL nya ada, itupun harus melalui tanah orang yang harus kita bayar sampai Rp 800 Ribu, "katanya.

    Menurut dr. Edy Gunawan, rumah sakit itu saat ini, akretasinya C, namun sangat kekurangan dana untuk membenahi, salah satunya sanitasi air bersih. Kalau diharap dari PDAM, lanjutnya itu tidak akan cukup, memang tahun kemaren adan pembangunan bak air, namun belum bisa di pungsikan, karena belum selesai dikerjakan, "pungkas dr. Edy Gunawan.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Tidak Miliki Ijin IPAl dan AMDAL RSUD SAAS Perlak Langgar Aturan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved