www.riaukontras.com
| Wali Kota Jamu Sabyan Gambus, Nissa Ditepungtawari | | Pemko Banda Aceh Buka Call Center Penertiban Gepeng dan Anak Punk | | Usulkan Pilot Project Ganja Senator Rafli Kande Minta Tembak Mati Pengedar Narkoba | | Banjir Landa Pekanbaru, Seorang Ibu Hanyut di Parit Besar | | Polemik, Harga Baju Dinas Dewan Mencapai 4,9 Juta Perpasang | | Bupati Kampar Pimpin Rapat agenda Daerah, Catur Sugeng: Mari Bangun Kampar yang maju
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 19 Juni 2019
 
Banda Aceh
Kabur Dari Pengawalan, DPO BNN Tewas di Tangan Petugas
Editor: Muhammad Abubakar | Jumat, 30-03-2018 - 13:23:41 WIB

TERKAIT:
 
  • Kabur Dari Pengawalan, DPO BNN Tewas di Tangan Petugas
  •  

    BANDA ACEH, RiaukontraS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menembak mati seorang sindikat bandar Shabu yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Lampeuneureut, Aceh Besar, Kamis malam 29 Maret 2018.

    Berdasarkan informasi yang media ini, pihak BNN, pada Kamis 29 Maret 2018, sekira pukul 16:40 Wib, berhasil menciduk dua orang bandar Shabu yang masuk DPO BNN Pusat, dan satu orang teman mereka, masing masing MTL (33 tahun / DPO) warga Desa Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor Kota Medan, RS (26 tahu / DPO) warga Desa Lhok Bintang Hu Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara, MTS (35 tahun / Rekan DPO) warga Gampong Lamlagang Kecamatan Bandaraya Kota Banda Aceh.

    Ketiganya diringkus  di Warung Mie Cek Nawi, Jalan Rama Setia Merduati Lampaseh Kota, Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Saat akan dibawa ke Lhokseumawe untuk menunjukkan barang bukti 7 Kg shabu yang masih disembunyikan, MTL berusaha kabur dengan melompat dari mobil petugas.

    Menurut Humas BNNP Aceh Khairul Fuad Jum'at 29/03/2018 menjelaskan, awalnya petugas menerima laporan bahwa dua orang tersangka penyalahgunaan narkoba jenis shabu MTL warga  Medan Johor Kota Medan dan RS (26) warga Tanah Jambo Aye, Aceh Utara yang masuk dalam DPO BNN Pusat dan BNN Provinsi Aceh sedang berada di salah satu warung mie di Banda Aceh.

    Setelah menelusuri laporan tersebut, akhirnya BNN berhasil meringkus dua tersangka bersama satu rekannya MTS (35) warga Bandaraya, Banda Aceh.

    Dari pengakuan dua DPO, diketahui MTL masih menyimpan sabu di Lhokseumawe. Saat akan dibawa ke Lhokseumawe tepatnya di depan SD Unggul Lampeuneurut di jalan Soekarno Hatta, MTL berusaha melarikan diri dari mobil BNN dengan membuka pintu mobil. 

    "Tersangka melakukan perlawanan dan melarikan diri dengan cara membuka pintu mobil dan melompat keluar dengan kondisi borgol terbuka sebelah, lalu petugas BNNP Aceh melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka," kata Fuad.

    Tersangka MTL dinyatakan meninggal di tempat akibat kehabisan darah setelah terkena timah panas petugas BNN. Saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh oleh Tim BNNP Aceh," jelas Kharul Fuad.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kabur Dari Pengawalan, DPO BNN Tewas di Tangan Petugas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved