www.riaukontras.com
| Tidak Gunakan Masker, 8 Warga Bangko Pusako Dikenakan Sanksi Tertulis | | Langgar Prokes, 10 Orang di Sanksi | | Gerakan S3 (Sedekah Seribu Sehari) | | Polres Kuansing Kedepankan Tindakan Simpatik serta Himbauan Prokes dalam Operasi Zebra | | Ketua DPRD Inhil Hadiri Perayaan Maulid Nabi di Mandah | | Taruna Akpol Riau Gelar Peringati Hari Sumpah Pemuda
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 30 Oktober 2020
 
Diduga Preman Usir Paksa Karyawan PT. Langgam Harmoni, Pelaku Dilaporkan Kepolisi
Editor: | Sabtu, 17-10-2020 - 15:09:21 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Preman Usir Paksa Karyawan PT. Langgam Harmoni, Pelaku Dilaporkan Kepolisi
  •  

    Siak Hulu, riaukontras.com - Kurang lebih 400 Orang diduga Pereman mendatangi Mess Karyawan PT Langgam Harmoni yang terletak di kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar pada Kamis, 15/10/2020, sekitar jam 18.00 Wib. Kedatangan mereka yakni untuk mengusir paksa seluruh karyawan PT. Langgam Harmoni diarea perkebunan Sawit.

    Pengusiran terhadap karyawan PT. Langgam Harmoni diduga dikomandoi oleh Hendra Sakti yang mengaku sebagai Anggota Koperasi Sawit Makmur dan juga mengaku menerima kuasa dari pimpinan Koperasi.

    Terkait kejadian diatas media ini mencoba mengkonfirmasi pihak PT. Langgam Harmoni yang diwakilkan oleh kuasa Hukum PT. Langgam Harmoni, Patar Pangasian, SH mengatakan, benar telah terjadi pengusiran paksa dan penjarahan di mess karyawan PT. Langgam Harmoni pada hari kamis sekitar jam 18.00 wib.

    Pengusiran paksa dan penjarahan ini diduga dikomandoi oleh Hendra Sakti yang patut kita duga sebagai pereman. Ungkapnya

    "Diduga Hendra Sakti membawa pereman-pereman bayaran menjarah dan merusak perumahan karyawan", tambahnya.

    Ketika ditanya bahwa Hendra Sakti ini siapa sebenarnya?

    "Saya tidak tau siapa dia, kita menduga bahwa Hendra Sakti itu pereman bayaran"

    Menurut informasi dilokasi bahwa pihak Hendra Sakti mengklem itu perusahaan mereka dari Koperasi Sawit Makmur.

    "Itu gak betul, itu hanya alasan saja, patut diduga dia adalah orang-orang bayaran" Jelasnya lagi

    Pengusiran paksa, penjarahan dan pengerusakan di Mess Karyawan PT. Langgam Harmoni telah kita laporkan pada pihak kepolisian daerah Riau, tegas Pator Panggabean

    Ketika dikonfirmasi Hendra Sakti Jum'at 16/10/20. Tempatnya di salah satu Caffe dijalan Pepaya mengatakan, Saya tidak memengusir tapi memindahkan tempatnya aja, mereka ini pekerja, di PT. Langgam Harmoni. Jelas Hendra.

    Hendra Sakti, mengklain bahwa itu kebun sawit tersebut milik koperasi sawit makmur. "Ya itu milik koperasi". Katanya

    Ditanya wartawan ini terkait dengan penjarahan atau perusakan di tempat Mess PT. Langgam Harmoni.

    Hendra menyampaikan "ya ya ya, coba tanya sama orang itu lah ada gak saya intruksi itu.

    Terkait barang barang yang hilang itu hendra mengelak, betulkah itu anggota kita, ada saksi siapa yang bisa membuktikanya. itu poin pertamanya jangan merasa main tuduh, katanya.

    Ketika disinggu terkait protokol kesahatan dengan himbauan pemerintah dimasa pandemi Covid-19 untuk tidak melakukan pengupulan masa, untuk membuktikan izin atau pemberitahuan kepada pihak berwajib. Hendra menyapaikan "Tidak ada izin, untuk pemberitahuannya tanya aja kapolsek, ujarnya.

    Atas laporan pihak PT. Langgam Harmoni kepada pihak kepolisian, Hendra sakti menanggapi dengan santai bahwa dirinya siap untuk di panggil oleh kepolisian. Kalau dia melaporkan itu hak konstitusi dia, Ya kita harus patuh hukum kok, Jelasnya.

    "ND" Salah satu karyawan PT. Langgam Harmoni  yang menjadi korban pengusiran paksa oleh ratusan orang anggota dari Hendra Sakti mengatakan, Kami tidak tau apa-apa pak, bahkan pemberitahuan sebelumnya juga tidak ada sama sekali, sehingga saat tiba mereka pakai Bus dan sepeda motor kami sangat takut. kata ND kepada media ini.

    Bahkan anak saya yang baru lahir 3 bulan lalu juga ikut dipaksa keluar malam hari ini, sehingga mau tidak mau harus kami pergi dan meninggalkan rumah kami tanpa membawa apa-apa. Tambahnya dengan berlinang air mata.

    Terkait pengusiran dan penjarahan yang diduga dilakukan oleh masa yang didalangi Saudara Hendra Sakti sebagai penggerak masa, Hadi Zega angkat bicara : Itu sudah pelanggaran hukum yang tidak patut dijadikan contoh.

    Untuk itu kita dari LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia, Menegaskan! Agar pihak penegak hukum seperti Kapolda Riau supaya segera memerintahkan Kapolres Kampar untuk segera menangkap pelaku-lepaku tersebut. Jangan kita biarkan muncul lagi peremannisme di Riau ini, Tegas Hadi

    Akibat tindakan pengusiran dan penjarahan tersebut, banyak karyawan yang dirugikan, dimana karyawan tersebut diusir tanpa rasa kemanusiaan, tindakan ini sudah tidak ada rasa kemanusiaan karena sesuai keterangan dari karyawan yang diusir mengatakan, "masa yang mengusir mereka bukan hanya diusir tetapi pakaian, hewan peliharaan, dan barang -barang mereka juga diduga diambil dan dibawa oleh masa yang dturunkan oleh saudara Hendra Sakti."

    Kalau Saudara Hendra Sakti merasa lahan tersebut miliknya, yah silahkan tempuh jalur hukum bukan seperti ini caranya yang tidak profesional, jangan main hukum sendiri.

    Kita berharap kepada Kapolda Riau agar jangan dibiarkan hal ini berkembang biak di Riau dan disekitarnya, pada khususnya Propinsi Riau. Tegas Hadi Zega juga sebagai tokoh Muda Nias Riau.

    Red/md


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Preman Usir Paksa Karyawan PT. Langgam Harmoni, Pelaku Dilaporkan Kepolisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved