www.riaukontras.com
| Aceh Darurat Kekerasan Seksual, Elemen Sipil Minta RUU PKS Masuk Prolegnas 2020 | | Satbrimob Pelopor Aramiyah Gotong Royong Bersama Warga Alur Meuku | | Reses Terakhir Desa Mudik Ulo, Komperensi Dapat Apresiasi dari Masyarakat  | | PT. PKLE Didepak Dari Hutan Magrove, LSM LASKAR Minta PT. Perkola Jangan Galau dan Lebay | | Raih WTP BPK-RI 9 kali berturut-turut Bupati Mursini di Apresiasi oleh ketua DPRD Kuansing  | | Praktisi Hukum, Apul Sihombing SH MH, Penegakan Hukum dalam Kasus Karhutla Jangan Ada Tebang Pilih
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum
Editor: | Jumat, 05-06-2020 - 20:30:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum
  •  

    PADANG, RIAUKontraS.com - Memasuki hari ke Dua belas Paska di temukan- nya Putri Kepulauan Nias almarhum An.Kristin Vili mendrofa korban yang di duga di bunuh duluan, baru di gantung di sebuah kedai di jalan by pas Kota Padang, yang diduga dilakukan oleh teman korban yang mengaku sebagi pacar korban. Namun pihak penegak hukum belum juga menetapkan tersangka dalam kasus ini.

    Segenap masyarakat Kepulauan Nias dari Sabang sampai Merauke menuai Protes belum juga di tetapkannya tersangka atas meninggalnya salah seorang putri Kepulauan Nias yang berdomisili di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat itu. dimana jasad korban di temukan tidak bernyawa pada sebuah kedai di jln.by pas kuranji. Yang diduga bunuh diri dengan gantung diri namun menurut berbagi Analisa menuai berbagi kejangalan dan tidak logika.

    Kenapa...? tutur salah satu tokoh masyarakat Kepulauan Nias di mana beliau  juga Pakar Hukum Pidana (Advokat) Bapak Pontinus Gulo SH.

    Menanggapi pertanyaan awak media yang mewawancarai-nya, bahwa dia berharap pihak Kepolisian Polda Sumatera Barat dan Polresta Kota Padang, dapat mengungkap dan menetapkan tersangka dalam kasus yang diduga Gantung Diri. Tapi sangat tidak masuk akal dan logika orang sehat, namun besar duga'an di bunuh duluan baru di gantung di sebuah kedai Warga di jln.by pas. Agar korban seolah-olah sebagai korban bunuh diri sendiri. Kesalnya

    Aneh....kasus ini, menirukan pernyataan nara sumber. Kenapa... sudah memasuki hari ke Dua belas sampai hari ini, namun pihak penegak hukum belum juga menetapkan tersangka-nya.geram-nya

    Iya-nya menambahkan bahwa korban sudah di Otopsi pada hari selasa 26 Mei 2020 kemarin dan hari ini memasuki hari ke-12.

    Namun menurut informasi di Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) dimana jasad korban di temukan sudah tidak di batasi dengan police line dan barang bukti penunjuk sebuah mobil box tidak berada di polsek kuranji. Sedihnya. Kita tidak tau ada apa di balik semuanya ini.kesalnya

    Tim Awak Media pada hari Rabu 03 Juni 2020 mengkonfirmasi langsung kepada polsek kuranji dan di terima langsung oleh kapolsek Kompol  Armijon kepada awak media menyatakan bahwa sampai dengan tanggal 03 Juni 2020 hasil Otopsi belum diterima oleh pihak penyidik, serta satupun belum ada barang bukti yang di jadikan bukti yang vailid untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini. Dan Tim kami (Satreskrim) sedang bekerja extra full dalam menyelidiki kasus ini.tutur-nya

    Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya sangat membutuhkan kerja sama dan sama sama bekerja dalam mengungkap kasus ini, serta peran serta masyarakat dan berbagi pihak seperti pers, berilah kami informasi yang pasti untuk membantu kami dalam mengungkap-nya. Siapa saja yang terlibat dalam hal ini. Tambah-nya

    Ketika awak media menanyakan apa saja kegiatan yang sudah di laksanakan oleh Tim penyidik...,.?Kapolsek mengatakan bahwa sudah memeriksa kurang lebih 10 orang sudah di mintai keterangan sebagai saksi di mana salah satunya adalah teman korban (pacar) sekaligus sebagai Bos di tempat kerja korban yang mana pada malam sebelum penemuan korban sampai pada jam 2 kurang lebih masih bersama dengan korban. Jelas Kapolsek kuranji mengakhiri.

    Editor : Indra
    Sumber : Tim Media Gemantara raya.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved