www.riaukontras.com
| Anak Penyelamat Bendera Merah Putih Dapat Penghargaan Dari Kapolres Meranti | | 200 Pesantren dan UMKM di Jatim Deklarasikan Closed Loop Economy | | Pangdam IM Mengajak Masyarakat Jaga Perdamaian Aceh | | Gelar Bakti Sosial, Polwan Jajaran Polres Dumai Menyalurkan Bantuan Sembako Menggunakan Sepeda Dan S | | Ormas Pekat IB, Aparat Hukum Bertindak Tegas Indikasi Pembiaran dan Mubazir Uang Negara | | Sergap Seorang Pelaku Saat Akan Transaksi Narkotika Jenis Shabu
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 16 08 2020
 
Gara-gara Tagih Utang, Ayah dan Anak Ini Tega Aniaya Pemuda Hingga Tewas
Editor: | Senin, 27-01-2020 - 21:12:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Gara-gara Tagih Utang, Ayah dan Anak Ini Tega Aniaya Pemuda Hingga Tewas
  •  

    ROHIL, RIAUKontraS.com - Polsek Bangko berhasil mengamankan NR (45) dan YG (19), Senin (27/1/2020) sekitar pukul 02.00 dini hari. Pasalnya, NR dan YG warga jalan Bakia, Kelurahan Bagan Punak yang merupakan ayah dan anak itu diamankan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap korban Hermansyah hingga meninggal dunia.

    Hal ini disampaikan Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais SH didampingi Kanit Reskrim Iptu D'Raja Napitupulu SIk dan PS Kasi Humas Bripka Puji Anton Nugroho dalam Pers rilis di aula Mapolsek Bangko, Senin (27/1/2020).

    Kata Kapolsek Bangko, kedua tersangka berhasil diamankan setelah Polsek Bangko menurunkan 20 personel untuk menyusuri berbagai tempat.

    "Kejadiannya sekitar pukul 21.00 wib, akan tetapi laporan yang masuk di kepolisian pada pukul 22.00 wib. Alhamdulillah dengan kesigapan anggota di lapangan pada pukul 02.00 WIB dini hari berhasil diamankan," ucap Sasli Rais.

    Sasli Rais menyebutkan adapun latar belakang terjadinya penganiyaan dikarenakan masalah utang piutang. Dimana pelaku YG memiliki utang kepada korban Hermansyah sebesar Rp500 ribu rupiah.

    "Beberapa hari sebelum kejadian, korban menagih utang kepada pelaku dan tidak dibayar. Kemudian hingga ketiga kalinya korban melakukan penagihan juga tidak dibayar, dan akhirnya karena emosi tersangka YG dan NR melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tombak yang membuat korban meninggal dunia," papar Kapolsek.

    Ia mengatakan untuk lokasi penangkapan tersangka yaitu di jalan, dimana tersangka menumpang kendaraan masyarakat yang mengarah ke Batu Delapan," pungkasnya,"

    Ucap Kapolsek untuk pasal yang diterapkan kepada tersangka yakni 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

    Penulis: JARMAIN

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Gara-gara Tagih Utang, Ayah dan Anak Ini Tega Aniaya Pemuda Hingga Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved