www.riaukontras.com
| Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik | | Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum | | Kabupaten Siak Bersiap Ikuti Lomba Implementasi Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional | | Rapat Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD | | Proyek Multiyears Jalan Duri-Sei Pakning di Kab Bengkalis Masuk Tahap II Oleh Penyidik KPK | | Oknum Honorer Damkar di Koto Gasib, Gagahi Anak Dibawah Umur
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 06 Juni 2020
 
Polisi Tunggu Kehadiran Munarman untuk Diperiksa Kasus Penyekapan Ninoy
Editor: | Rabu, 09-10-2019 - 11:52:36 WIB

TERKAIT:
 
  • Polisi Tunggu Kehadiran Munarman untuk Diperiksa Kasus Penyekapan Ninoy
  •  

    JAKARTA,RIAUKontraS.com - Penyidik Polda Metro Jaya memanggil Sekretaris Umum FPI Munarman untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus penculikan, penyekapan, dan penganiayaan relawan Joko Widodo (Jokowi), Ninoy Karundeng. Polisi menunggu kehadiran Munarman hari ini.

    "Iya agendanya hari ini. Tunggu saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

    Argo mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat konfirmasi dari Munarman terkait hadir atau tidaknya dalam pemeriksaan hari ini. Penyidik masih menunggu kehadiran Munarman.

    "Belum ada konfirmasi hadir dari dia nih, kami tunggu saja," jelas Argo.

    Polisi menyebut Munarman diduga ikut terlibat dalam kasus penculikan disertai penganiayaan kepada Ninoy Karundeng. Polisi mengatakan Munarman berperan memerintahkan pengurus Masjid Al-Falah, Ir S untuk menghapus rekaman CCTV di masjid tersebut.

    Ir S juga disebut diperintah oleh Munarman menyalin data-data di laptop Ninoy. Dalam hal ini, Munarman sudah membantah. Munarman beranggapam dirinya meminta rekaman CCTV masjid hanya untuk melihat situasi.

    "Ngawur dia... emang suka ngawur dia kalau ngasih keterangan pers. Yang saya minta rekaman CCTV masjid... karena saya pengin lihat situasi masjid saat tanggal 30 malam sampai pagi," kata Munarman saat dimintai konfirmasi, Senin (7/10).

    Dalam kasus Ninoy, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-13 Tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, serta Bernard Abdul Jabbar, yang juga Sekjen PA 212. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda.

    Sumber:detik.com
    JAKARTA,RIAUKontraS.com - Penyidik Polda Metro Jaya memanggil Sekretaris Umum FPI Munarman untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus penculikan, penyekapan, dan penganiayaan relawan Joko Widodo (Jokowi), Ninoy Karundeng. Polisi menunggu kehadiran Munarman hari ini.

    "Iya agendanya hari ini. Tunggu saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

    Argo mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat konfirmasi dari Munarman terkait hadir atau tidaknya dalam pemeriksaan hari ini. Penyidik masih menunggu kehadiran Munarman.

    "Belum ada konfirmasi hadir dari dia nih, kami tunggu saja," jelas Argo.

    Polisi menyebut Munarman diduga ikut terlibat dalam kasus penculikan disertai penganiayaan kepada Ninoy Karundeng. Polisi mengatakan Munarman berperan memerintahkan pengurus Masjid Al-Falah, Ir S untuk menghapus rekaman CCTV di masjid tersebut.

    Ir S juga disebut diperintah oleh Munarman menyalin data-data di laptop Ninoy. Dalam hal ini, Munarman sudah membantah. Munarman beranggapam dirinya meminta rekaman CCTV masjid hanya untuk melihat situasi.

    "Ngawur dia... emang suka ngawur dia kalau ngasih keterangan pers. Yang saya minta rekaman CCTV masjid... karena saya pengin lihat situasi masjid saat tanggal 30 malam sampai pagi," kata Munarman saat dimintai konfirmasi, Senin (7/10).

    Dalam kasus Ninoy, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-13 Tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, serta Bernard Abdul Jabbar, yang juga Sekjen PA 212. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda.

    Sumber:detik.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Polisi Tunggu Kehadiran Munarman untuk Diperiksa Kasus Penyekapan Ninoy
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved