www.riaukontras.com
| Disidang Tipikor Amril, Kesaksian Azrul Dibantah Jaksa KPK | | Walikota P. Sidimpuan Kembali Lantik Pejabat Dilingkungan Disdukcapil dan Kasek SDN | | Walikota P. Sidimpuan Lantik Pejabat Eselon Termasuk Adik Wawako Sebagai Kalaks BPBD | | Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti | | SPDP Kasus 2 Merupakan Warga Bengkalis Diduga Miliki Sabu Belum Diterima Kejari | | Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 14 08 2020
 
Diduga Gelapkan Dana Nasaba, Kepala Unit Bank BRI Unit Malakaji Cabang Jeneponto Diamankan Polisi
Editor: | Rabu, 31-07-2019 - 12:30:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Gelapkan Dana Nasaba, Kepala Unit Bank BRI Unit Malakaji Cabang Jeneponto Diamankan Polisi
  •  

    SUMSEL, RIAUKontraS.com - karyawan kantor Bank BRI di wilayah Kabupaten Gowa kini harus diamankan Polres Gowa atas dugaan penggelapan dana nasabah yang telah dilakukannya. Ia adalah Lel. BN (43), warga Kabupaten Jeneponto-31/07/2019

    BN yang memegang jabatan sebagai Kepala Unit Bank BRI Unit Malakaji Cabang Jeneponto ini dilaporkan oleh pihak Bank BRI atas dugaan penggelapan dana nasabah yang dilakukannya sebanyak Rp. 784.100.000.

    Hasil ungkap ini dipaparkan langsung oleh Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi didampingi Kasubbag Humas Akp M Tambunan saat menggelar press conference, Senin (29/07) siang.

    “Polres Gowa melalui Satuan Reskrim bergerak cepat melakukan penyidikan terhadap salah satu karyawan Bank BRI yang menjabat sebagai pimpinan unit yang diduga menggelapkan dana nasabah,” terang Akbp Shinto Silitonga.

    Diungkapkan Kapolres, aksi penggelapan ini dilakukan tersangka sejak Maret 2018 lalu, dengan cara meminjam uang setoran dari Kas Teller yang telah terkumpul setiap hari pasca operasional.

    “Jadi, tersangka meminjam uang setoran dari Kas Teller yang telah terkumpul setiap hari pasca operasional. Hal ini pun diketahui oleh Kas Teller, dimana uang tersebut seharusnya tersimpan di dalam brankas, tapi faktanya disalahgunakan olehnya yang juga memiliki kewenangan di kantor unit tersebut,” jelas Shinto Silitonga.

    Sementara itu, tersangka yang diketahui telah menjadi karyawan Bank BRI sejak 15 tahun ini mengaku bahwa dana yang telah digelapkannya tersebut digunakan untuk berjudi online. “Uang itu saya pergunakan untuk bermain judi online,” tutur BN.

    Sejumlah barang bukti pun berhasil disita dalam perkara ini, baik rekening koran, pencatatan teller keluar masuknya uang dalam brankas, kwitansi UM 01 hingga kwitansi UM 02.

    Lebih lanjut, dari informasi yang dihimpun, Bank BRI Unit Malakaji Cabang Jeneponto ini membawahi 4 (empat) kecamatan sekaligus, diantaranya 3 Kecamatan di wilayah Kabupaten Gowa, yakni Kecamatan Tompobulu, Biringbulu, dan Bontolempangan, serta 1 Kecamatan di Kabupaten Jeneponto.

    “Hingga saat ini, Polres Gowa akan terus mendalami perkara ini, khususnya perihal adanya keterlibatan dari pelaku lain,” ujar Akbp Shinto Silitonga.

    Adapun tersangka kini akan dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) dan (2) UU RI No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan atau Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam jabatan.

    “Tersangka akan diancam pidana penjara sekurng-kurangnya 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda sekurang-kurangnya Rp. 10 Milyar,” tutup Akbp Shinto Silitonga-

    laporan hendra- gea

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Gelapkan Dana Nasaba, Kepala Unit Bank BRI Unit Malakaji Cabang Jeneponto Diamankan Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved