www.riaukontras.com
| DPRD Kota PeKanbaru Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru | | AMPERA Desak KPK dan Mabes Polri Proses Kasus Hukum Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis | | FORGAN Audiensi Kepada Dinas Lingkungan Hidup Dumai | | Puluhan Personil TNI Kodim 0114 Aceh Jaya Sites Urine | | Slip Setoran Bank ke REKENING Pribadi BUPATI Kuansing Jadi Bukti di Persidangan | | Wakil Bupati Hadiri Pesta Pernikahan Putra Bungsu Bupati, HM Wardan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 25 Juni 2019
 
Majelis Hakim Tolak Eksepsi Penasehat Hukum Aheng Dalam Kasus Dugaan Penipuan 1,6 Miliar
Editor: | Selasa, 19-03-2019 - 22:31:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Majelis Hakim Tolak Eksepsi Penasehat Hukum Aheng Dalam Kasus Dugaan Penipuan 1,6 Miliar
  •  

    PELALAWAN, RIAUKontraS.com - Sidang lanjutan kasus penipuan miliaran  rupiah dengan terdakwa anto Giovani alias Aheng dengan agenda putusan sela dari Hakim kembali di gelar di  Pengadilan Negeri  Pelalawan Selasa(19/3/2019).

    Dimana pada sidang sebelumnya penasehat hukum terdakwa Aheng telah mengajukan eksepsi dan telah  membacakan eksepsi  yang intinya bahwa  kasus ini dianggap masuk ranah perdata,dianggap tempat kejadian dalam masalah ini  di wilayah Medan/Sumatera Utara bukan di Pelalawan,dan dakwaan kurang cermat jelas dan lengkap dan tanggapan atas eksepsi penasehat hukum terdakwa,pihak JPU memberikan tanggapan bahwa terkait masalah perdata atau pidananya dapat diputuskan melalui persidangan,kalau masalah wilayah tetap di Pelalawan karena pembelian CPO dengan nut ( biji sawit ) di PKS milik korban yang berada  di kabupaten  Pelalawan,masalah ketiga dianggap sudah sesuai dengan unsur perbuatan terdakwa dalam dakwaan.

    Pada sidang dengan materi putusan sela ini, bertindak sebagai hakim ketua Nelson Angkat SH MH didampingi Rahmad Hidayat Batu Bara SH MH dan Endri Aswin Oetara Sugandi SH MH.

    Majelis Hakim menolak eksepsi dari penasehat hukum terdakwa anto Giovani alias Aheng dan memutuskan untuk melanjutkan perkara persidangan.

    Pada persidangan pembacaan Dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmat Hidayat SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Aheng didakwa tindak pidana penggelapan pasal 372 KUHP.

    Dari Dakwaan yang dibacakan oleh JPU, terdakwa Aheng diberikan kepercayaan sekaligus memberikan modal oleh seorang pengusaha yang bernama Djon Rinaldi untuk mengelola pabrik kelapa sawit mini di desa Tambak, kecamatan Langgam kabupaten Pelalawan  beberapa tahun silam.

    Ternyata setelah pabrik kelapa sawit tersebut berjalan, dan mulai berkembang,Uang Hasil dari penjualan CPO tidak dilaporkan dan tidak masuk ke rekening perusahaan melainkan ditransfer ke rekening milik anak terdakwa.

    Lanjut dalam pembacaan dakwaan JPU menerangkan bahwa transferan sejumlah uang yang dilakukan terdakwa berulang-ulang ke rekening anak terdakwa  jika ditotalkan mencapai Rp 1,6 miliar lebih.

    Sidang di lanjutkan Minggu depan dengan materi  meminta keterangan saksi.

    (DAV)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Majelis Hakim Tolak Eksepsi Penasehat Hukum Aheng Dalam Kasus Dugaan Penipuan 1,6 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved