www.riaukontras.com
| FORGAN Audiensi Kepada Diskominfo Dumai | | Wabup Inhil:Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an | | Ada Apa dengan DAK 2019 di Talang Muandau?, Proyek Jalan Tanpa Volume yang Jelas dan Salah Alamat | | Komisi IV DPRD Riau Hearing dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Riau | | 7 Negara Hadiri Dragon Boat Internasional,Yang diselenggarakan Di Kampar,Ini Kata Panitia | | Bupati Pelalawan,H.M.Harris Pimpin Tim Safari Ramadhan Pemkab Pelalawan di Desa Air Hitam Ukui
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 23 Mei 2019
 
Geram Akan Dugaan Pelecehan Seksual Dan Peduli Anak, Ini Ungkap DR Nurul Huda Pakar Hukum Pidana
Editor: | Sabtu, 17-11-2018 - 16:06:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Geram Akan Dugaan Pelecehan Seksual Dan Peduli Anak, Ini Ungkap DR Nurul Huda Pakar Hukum Pidana
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - " Mengapa anak perlu dilindungi?, karena anak merupakan generasi masa depan peradaban manusia." tanya dan ungkap DR Nurul SH,MH pakar Hukum Pidana Universitas Islam Riau, saat dikonfirmasi akan dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SD Negeri 181 Pekanbaru melalui Whatssapp pribadinya kepada media.Sabtu (17/11/2018).

    " Tindakan perjanjian yang dibuat antara Kepala Sekolah dan Security yang diduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswinya, yang ditanda tangani oleh Raja Seatinis,M.Pd (Kepala Sekolah) dan Sl security SD Negeri 181 Pekanbaru, merupakan perjanjian yang tidak sah." terang Nurul Huda saat dipertanyakan surat perjanjian antara Kepala Sekolah dan Security akan dugaan pelecehan seksual

    " Kenapa demikian saya (DR Nurul Huda.,SH,MH) katakan ?, karena perjanjian tersebut bertentangan dengan prinsip perlindungan anak sebagai korban, dan tindakan perdamaian tersebut dianggap tidak mempunyai kekuatan hukum." tegas DR Nurul Huda.,SH,MH

    " Sebaiknya, orang tua korban melaporkan persoalan kepada pihak yang berwajib untuk diusut dan dibawa ke ranah hukum pidana. Terduga pelaku harus diadili jika terbukti,selanjutnya Kadisdik Pekanbaru harus memanggil Kepala Sekolah untuk diperiksa dan dimintai keterangan mengapa mengambil tindakan perdamaian tersebut yang melanggar prinsip perlindungan anak ?.pintanya (DR Nurul Huda.,SH,MH)

    " Menurut hemat saya juga, tindakan yang tepat dilakukan oleh Kepala Sekolah adalah melaporkan ke Kepolisian.Akan dugaan tindakan pelecehan seksual dan atau pencabulan terhadap siswi nya, yang telah terjadi didalam lingkungan lembaga pendidikan itu sendiri. Agar diusut tuntas dugaan perbuatan tersebut, dan tidak ada dan atau munculnya tanggapan dan atau asumsi masyarakat terhadap peristiwa yang telah terjadi." tutup DR Nurul Huda.,SH,MH pakar hukum pidana serta Ketua Pusako Universitas Islam Riau ini pada awak media***Is

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Geram Akan Dugaan Pelecehan Seksual Dan Peduli Anak, Ini Ungkap DR Nurul Huda Pakar Hukum Pidana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    4 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved