www.riaukontras.com
| Sidang Kriminalisasi Pers di PN Pekanbaru, Berkas Dugaan Ijazah Palsu Amril Mukminin Diserahkan | | Pangdam IM Pimpin Sertijab Pejabat Kodam IM | | Yonarmed 17 Gelar Lomba Menembak PPSC | | Pemerintah Kota Banda Aceh Dorong Partisipasi Perempuan | | Kota Sabang Atasi Stunting Melalui Bantuan Tunai Untuk Anak | | Mobil Pencuri Lembu Warga di Aceh Utara Dibakar Massa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 23 Januari 2019
 
Ketua Yasos BKS Medan Korban Pemukulan Secara Brutal
Editor: | Rabu, 22-08-2018 - 15:43:12 WIB

TERKAIT:
 
  • Ketua Yasos BKS Medan Korban Pemukulan Secara Brutal
  •  

    MEDAN - Lagi-lagi lima orang pengemudi ojek online kembali mengalami tindakan kekerasan, kekerasan ini terjadi kepada salah satunya Ketua Yayasan Sosial BKS Ojek Online Medan (Sumut) Senin 20 Agustus 2018, Thomas Ekho Bhudi Rartanto yang belum lama ini dilantik oleh Ketua Umum Yasos BKS Nawa Kurniawan dan Ketua Umum Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI Agus Salim Tanjung,So,Si. Pelaku kekerasan tersebut adalah merupakan pelanggan orderannya sendiri.

    Pelaku kekerasan tersebut tidak hanya menggunakan tangan kososng, namun juga menggunakan benda tumpul. Akibat aksi brutal tersebut, Thomas Ekho Bhudi Rartanto terpaksa dirawat intensif akibat terkena pukulan benda tumpul. Lima pengemudi ojek online dikeroyok hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit tepatnya di Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Medan Baru.

    Kejadian bermula, pengemudi ojek online yang mendapat orderan melakukan transaksi belanja makanan ke salah satu rumah makan. Namun, sesudah di lokasi pesanan yang sesuai dengan permintaan pengorder tidak ada dan pengemudi online meminta agar orderan tersebut dibatalkan.


    Namun, pengorder tidak mau dan meminta agar pengemudi ojek online datang untuk membatalkan orderan sendiri sehingga menimbulkan cekcok yang mengakibatkan pngemudi ojek online mendatangi lokasi pengorder. Sesampainya di lokasi terjadilah pengeroyokan terhadap pengemudi ojek online tersebut bersama teman-temannya. 

    "Mohon doa atas kesembuhan saya yang jadi korban penganiayaan, atas kejadian penganiayaan tersebut, saya megalami luka lebm di wajah dan luka memar di tangan," ungkap Ketua Yasos BKS Medan, 
    Thomas Ekho Bhudi Rartanto, dalam Group AMPHIBI NKRI. 

    "Atas insiden ini, saya melaporkan ke Polsek Medan Baru, dan sudah melakukan visum. Saat ini saya sudah meminta bantuan hukum kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Mohon doanya, agar permasalahan ini dapat berjalan lancar. Dan pelaku dapat di proses hukum." pungkas Thomas Ekho Bhudi Rartanto.

    Disamping itu, Ketua Umum AMPHIBI Agus salim Tanjung,So,Si, mengecam atas tindakan pelaku pemukul Ketua Yasoso BKS Medan tersebut.


    "Kita mengecam atas tindakan pelaku pemukul terhadap ketua Yasos BKS Medan tersebut, dan kita meminta kepada pihak Polsek Medan Baru untuk melakukan proses hukum terhadap pelaku kriminal tersebut." tegas Agus Salim Tanjung,So,Si.




    (Red)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Ketua Yasos BKS Medan Korban Pemukulan Secara Brutal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved