www.riaukontras.com
| Polisi Sergap Empat Penyalahguna Narkotika Jenis Pil Ekstasi di Pakiran Hiburan Malam | | Polsek Lima Puluh Tangkap 3 Kurir dan 1 Bandar Narkotika Pil Ekstasi dari Tempat Hiburan Malam | | DPRD Kota Tanjungpinang Sahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 | | 7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli Money Politik | | Pandemi Covid-19, Polsek Bangko Bagi-bagi Nasi Kotak ke Masyarakat | | Sat Resrkim Polres Inhil, Sedang Mendalami Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Koni
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 01 Desember 2020
 
Jawa Timur
200 Pesantren dan UMKM di Jatim Deklarasikan Closed Loop Economy
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 15-08-2020 - 21:51:50 WIB

TERKAIT:
 
  • 200 Pesantren dan UMKM di Jatim Deklarasikan Closed Loop Economy
  •  

    JAWA TIMUR, RIAUKontraS.com - Sebanyak 200 pesantren dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diwakili oleh para kyai dan pengusaha mendeklarasikan gerakan Closed Loop Economy di Pesantren Riyadhul Jannah, Pacet Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).
     
    Inisiatif yang dilakukan oleh para kyai dari berbagai pesantren Jatim ini tidak lepas karena dipicu oleh kekhawatiran akan berlanjutnya krisis ekonomi dan antisipasi atas kemungkinan kesulitan kelangkaan pangan yang harus dihadapi oleh masyarakat. 

    Sebagaimana kita ketahui sejak Covid-19 keadaan ekonomi masyarakat semakin tertekan, Bapenas memperkirakan akan terdapat pengangguran baru setidaknya 12 juta orang akibat Covid-19 ini.
     
    Closed Loop Economy ini dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian dengan memanfaatkan konsumsi yang ada di lingkungan pesantren sendiri. Dengan tema "Beli Pesantren, Bela Pesantren" para tokoh yang tergabung di dalamnya berharap bisa melakukan upaya penyelamatan ekonomi "Dari pesantren, oleh pesantren, dan untuk pesantren".
     
    Dalam pertemuan tersebut, Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia  (YP3I) yang menjadi motor dari gerakan ini juga memperkenalkan dua platform digital yaitu platform eCommerce Trenpedia.id dan platform eMoney EIDUPay.
     
    Wakil Ketua umum YP3I bidang ekonomi Heppy Trenggono dalam kesempatan tersebut menyatakan, dengan upaya membangun ekonomi berbasis komunitas ini kita berharap bisa membuat pesantren lebih mandiri, produktif, dan bisa berperan dalam menyelamatkan ekonomi masyarakat terutama membantu UMKM. 

    Lebih lanjut Heppy menyatakan, dengan mengutamakan membeli produk-produk sendiri maka pertumbuhan ekonomi akan terjadi di kalangan mereka sendiri.
     
    "YP3I didirikan oleh para kyai dan tokoh-tokoh nasional diantaranya Prof (DR) KH Makruf Amin, alm Gus Sholahudin Wahid, KH Mahfudz Syaubari, DR Marzuki Alie, Heppy Trenggono, Prof Ahmad Zahro, Prof Amal Fathullah Zarkasyi, Prof Muhammad Nuh, KH Ihya Ulumuddin, dan para Kyai dari berbagai pesantren," ujarnya Sabtu 15 Agustus 2020.
     
    Pemimpin gerakan Beli Indonesia ini menambahkan, YP3I mentargetkan pilot proyek pembangunan ekonomi pesantren di Jatim ini bisa berjalan dengan baik. 

    "Sehingga pola yang sama bisa diterapkan pada pesantren di seluruh Indonesia yang berjumlah 28.000 lebih," pungkas Heppy Trenggono.

    Penulis: Witanto

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • 200 Pesantren dan UMKM di Jatim Deklarasikan Closed Loop Economy
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved