www.riaukontras.com
| Seorang Petani Karet Dimangsa Harimau, Beruntung Masih Selamat | | Masa Pandemi, Komoditas Pangan Indonesia Melejit di Pasar Mesir | | KPK Segera Menyidangkan Tersangka Alih Fungsi Hutan Eks Legal Manager Duta Palma Group | | Bupati Pelalawan Serahkan Bantuan Langsung Tunai Kepada Warga di Kecamatan Pangkalan Kuras | | Apresiasi Kapolda Riau dalam Penanganan Perkara Pencurian Tiga Tandan Sawit | | Ahli Hukum Pidana: Dimana Keadilan & Hati Nurani Mu
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 04 Juni 2020
 
Banda Aceh
Abdul Latief Diajak Investasi di Banda Aceh
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 25-02-2020 - 12:35:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Abdul Latief Diajak Investasi di Banda Aceh
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengajak langsung salah-seorang pengusaha ternama di Indonesia asal Banda Aceh, Abdul Latief untuk datang dan berinvestasi di Banda Aceh.

    Dalam pertemuannya, Aminullah memaparkan sekilas kondisi Banda Aceh terkini kepada mantan menteri era pemerintahan Presiden Soeharto itu. Ia juga menjelaskan bahwa Banda Aceh adalah kota yang sangat tepat saat ini untuk menamkan investasi.

    Pada pertemuan itu hadir juga dua putra terbaik Aceh, yakni mantan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Dr Ir Mustafa Abu Bakar, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II dan Azwar Abubakar, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Indonesia yang ke-14.

    Pada kesempatan itu, Abdul Latief menyerahkan buku karangannya berjudul "Bangkitnya Enterprenur Nasionalis" kepada Wali Kota Banda Aceh.

    Aminullah mengatakan, Pemko Banda Aceh selalu mempermudah izin untuk masuknya investasi ke Banda Aceh.

    “Bahkan kita permudah, selama itu sesuai dengan kriteria yang kita tetapkan,” kata Aminullah.

    Setelah Trans Studio Mall, Hotel Truth, Hotel Teraskita dan bangunan hotel lainnya yang positif akan dibangun, kini Aminullah tengah merayu pemilik ALatief Corporation yang juga pemilik Hotel Ambhara dan Pasaraya Blok M. tersebut. Perusahaan ALatief Corporation ini sendiri membidangi bisnis periklanan, agrobisnis, hotel, asuransi, properti, konstruksi, eceran, dan media massa.

    “Dalam pertemuan singkat ini kita membahas bagaimana menjadikan Banda Aceh sebagai kota yang menarik dikunjungi. Kita berdiskusi seputar pembangunan, perekonomian serta pendidikan,” kata Aminullah kepada media pada Senin, 24 Februari 2020 usai pertemuan di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

    Bagi warga Banda Aceh, kata Aminullah, setiap investasi yang datang merupakan bentuk rahmat, karena bisa mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat. Ketika semakin banyak investasi ditanamkan di Banda Aceh maka akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

    “Sebagai kota wisata, hotel memang sangat dibutuhkan dalam menyambut tamu yang datang, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” ujarnya.

    Industri perhotelan dengan pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat. Investor dan pemko juga sama-sama memiliki keuntungan. Bagi pengusaha hotel, dengan kunjungan wisata yang semakin meningkat, maka tingkat hunian hotel juga meningkat. Sementara bagi Pemko akan menambah PAD, jelasnya.(Riz/Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Abdul Latief Diajak Investasi di Banda Aceh
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved