www.riaukontras.com
| Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi di Techno Park Kab. Pelalawan Provinsi Riau | | DPRD Syafrizal.SE: Kalau Tidak Paham Aturan yang Mendidik, Bisa Koordinasi ke Dinas Pendidikan | | Ungkap Kasus Pencurian di PT China, Kapolsek dan 8 Personil Polsek Meral Dapat Piagam Penghargaan | | Panglima TNI Tegaskan Netralitas TNI Pada Pelaksanaan Pemilu 2019 | | Kodim 0703/Cilacap dan Jajaran Menandatangani Pakta Integritas Menuju WBK dan WBBM | | Kisah Pilu Kembali Melanda Andini, Muhammadiyah Riau Siap Membantu Sepenuh Hati
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 19 Januari 2019
 
Penyaluran Beras Rastra Desa Ganting Damai Salo Diduga tak Tepat Sasaran
Editor: | Rabu, 06-06-2018 - 21:11:08 WIB

TERKAIT:
 
  • Penyaluran Beras Rastra Desa Ganting Damai Salo Diduga tak Tepat Sasaran
  •  

    SALO, RIAUKontraS.com - Penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra) jatah Januari 2018 di Desa Ganting Damai Salo diduga tidak tepat sasaran. Banyak keluarga penerima manfaat (PKM) berasal dari keluarga mampu.

    "Kami merasa tidak adil karna keluarga penerima manfaat (KPM) beras Rastra, banyak keluarga mampu," kata Eka salah seorang warga Desa Ganting Damai saat mengkonfirmasi wartawan, Selasa. (05/06).

    Menurut Eka, seharusnya beras Rastra itu untuk kami orang yang tidak mampu yang hidup dibawah garis kemiskinan tapi justru kami yang tidak dapat bantuan beras gratis tersebut. "Bukankah tujuan program beras gratis itu untuk membantu yang lemah" ujarnya.

    Sementara itu, Ali Abri Kades Ganting Damai saat dikonfirmasi via Whatsapp menyampaikan, dengan adanya kurang tepat sasaran pembagian Rastra ini bukan hanya masalah Desa Ganting Damai, ini masalah se Kabupaten Kampar bahkan se Nasional Bangsa Indonesia. Dengan adanya masalah ini Bupati Kampar mengintruksikan Camat agar Desa melaksanakan rapat terkait penerima Rastra dan Desa telah mengadakan musyarawah Desa.

    Dalam pantauan wartawan, persoalan tidak tepat sasaran penerima beras miskin dari pemerintah telah terjadi sejak dari dulu. Namun persoalan itu mampu diatasi, karena jatah beras yang ada masih bisa dibagi sama rata untuk mengakomodir masyarakat yang namanya tidak masuk namun benar-benar berhak menerima bantuan.

    Namun yang menjadi persoalannya sekarang, mulai tahun 2018 bantuan beras gratis tersebut tidak boleh dibagi sama rata lagi kepada masyarakat. Melainkan harus disalurkan kepada masyarakat yang namanya tertera dalam daftar yang telah ditetapkan pemerintah sesuai aturan yang telah ditetapkan, proses penyaluran bantuan kali ini harus dengan sistem "by name by address" yang datanya bukan dari Desa tapi daftar   langsung dikirim Kemensos melalui Badan Urusan Logistik (Bulog).

    Nah, solusinya. Pemkab Kampar melalui dinas terkait segera melakukan proses pendataan ulang masyarakat penerima bantuan. Sehingga masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya masuk dalam daftar nama yang ditetapkan pemerintah.

    (Khar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Penyaluran Beras Rastra Desa Ganting Damai Salo Diduga tak Tepat Sasaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved