www.riaukontras.com
| Peringati HUT KE 70 Polairud Secara Virtual, Kapolri : Jadilah Polri Yang Membanggakan Institusi | | Cegah Radikalisme dan Separatisme, Kodim 0103 Aceh Utara Gelar Binkomsos | | Polres Dumai Kembali menggelar Penindakan terhadap aksi Balap liar | | Polisi Sergap Empat Penyalahguna Narkotika Jenis Pil Ekstasi di Pakiran Hiburan Malam | | Polsek Lima Puluh Tangkap 3 Kurir dan 1 Bandar Narkotika Pil Ekstasi dari Tempat Hiburan Malam | | DPRD Kota Tanjungpinang Sahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 01 Desember 2020
 
Bukan Kaleng-Kaleng, DPP APPI Langsung Kerja Turun ke Kampar dan Fokus Pertanian
Editor: Indra | Senin, 16-11-2020 - 18:35:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Bukan Kaleng-Kaleng, DPP APPI Langsung Kerja Turun ke Kampar dan Fokus Pertanian
  •  

    Kampar, RIAUkontraS.com - Setelah dideklarasikan pada 17 Agustus 2020, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Pewarta Pertanian Indonesia terus bergerak. Setelah menyelesaikan akte pendirian di Kemenkum HAM, Dewan Pendiri APPI juga telah menyelesaikan struktur kepengurusan DPP.

    "Alhamdulillah, DPP APPI telah menyelesaikan pengurusan akte pendirian organisasi. Sehingga secara legal formal organisasi yang kita dirikan telah diakui oleh negara," kata Sekretaris Umum DPP APPI Satria Utama Batubara, Senin (16/11/2020).

    Menurut Satria, selain akte pendirian, struktur kepengurusan DPP juga sudah dirampungkan saat rapat dewan pendiri yang berlangsung Sabtu (14/11/2020). 

    " Dalam rapat tersebut juga disepakati beberapa agenda dan program kerja DPP yang akan dilaksanakan segera, diantaranya segera membentuk kepengurusan DPD di sejumlah provinsi serta program kerja sama dengan beberapa lembaga dan instansi di sektor pertanian," jelasnya.

    Dijelaskannya, APPI merupakan wadah bagi para pewarta yang memiliki perhatian dan minat di bidang pertanian untuk berkontribusi bagi pembangunan sektor pertanian, baik melalui pemberitaan maupun terjun langsung di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan.

    "Pendirian organisasi ini dilandasi rasa keprihatinan terhadap sektor pertanian di tanah air yang kurang optimal, padahal Indonesia dikenal sebagai negara agraris, tapi produksi pertanian kita masih belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujarnya.

    Selain itu, tambahnya, hadirnya organisasi ini juga akan menjadi wadah bagi para wartawan untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam hal pertanian di sela-sela kegiatan profesinya.

    "Apalagi di masa pandemi ini kita tahu banyak pewarta yang terimbas kehidupan ekonominya, padahal bisa dimanfaatkan untuk bertani memanfaatkan lahan pekarangan yang ada," ungkapnya.

    Menurut Satria, meski masih dalam tahap pengembangan organisasi, DPP APPI sudah menjajaki sejumlah kerjasama dengan beberapa lembaga, seperti Seknas Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dan beberapa perusahaan BUMN untuk menggalakkan program pertanian dan Ketahanan Pangan di Riau. 

    "Dengan BUMP kita sudah menjalin kerjasama pemanfaatan lahan untuk budi daya ikan. Saat ini kita sudah melakukan uji coba untuk pembesaran patin dan ikan lele," ujarnya.(Indra)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bukan Kaleng-Kaleng, DPP APPI Langsung Kerja Turun ke Kampar dan Fokus Pertanian
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved