www.riaukontras.com
| Husni Thamrin Bersedih, Salurkan Bantuan dan Doakan Keluarga Ajisman Tetap Sabar | | Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Tetap Himbau Patuhi Protokol Kesehatan | | Kunjungan Reses di Teratak Rendah, Jalankan Protokol Kesehatan | | Masyarakat Simandolak Percaya Komperensi Bisa Perjuangkan Aspirasi Masyarakat | | Kunker Kapolres Bengkalis Ke Pembibitan Kayu Gerunggang | | Pemkab Bengkalis Salurkan BLT ODP PMI kepada 4.107 Penerima
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
Ketua K3S Tapung Hulu Diduga Kangkangi Juklis Dana BOS
Editor: | Jumat, 29-05-2020 - 17:44:58 WIB

TERKAIT:
 
  • Ketua K3S Tapung Hulu Diduga Kangkangi Juklis Dana BOS
  •  

    KAMPAR, RIAUKontraS.com -  Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Karsilah S Pd diduga kangkangi juklis Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

    Pasalnya, memungut anggaran publikasi 200 ribu rupiah setiap pencairan dana BOS kepada 35 sekolah dasar di Tapung Hulu. Pungutan itu, tentu memberatkan kepala sekolah.

     Sebagaimana peraturan penggunaan dana BOS sudah diatur melalui juklis, termasuk biaya publikasi di tiap-tiap sekolah.  Oleh karena itu, aturan juklis dana BOS haruslah dipatuhi.

    Namun,  Ketua K3S tersebut membebankan para Kepala Sekolah Dasar, atas pungutan anggaran Publikasi sekolah yang dibayarkan kepada salah satu media cetak dengan dalih supaya aman.

    "Seharusnya untuk pembayaran biaya publikasi haruslah pihak sekolah sendiri yang membayarkan kepada langganannya. Tapi mengapa harus melalui kebijakan dari Ketua K3S, sebenarnya ini ada apa," sebut salah satu Kepala Sekolah yang merasa Keberatan akan kebijakan Ketua K3S dan meminta awak media untuk merahasiakan identitasnya saat di Konfirmasi, baru baru ini.

    Saat dikonfirmasi, Karsilah mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah memaksa. Namun saat dicecar  pertanyaan dengan merasa tidak bersalah Ketua K3S tersebut menjawab dengan jawaban."Saya tidak mengerti dengan pertanyaan Sampean," sembari memblok Kontak WhatsApp wartawan.

    Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kampar M Yasir mengatakan,  keberatan pungutan anggaran publikasi yang diterapkan  Oleh Ketua K3S kepada beberapa Kepala Sekolah Dasar di kecamatan Tapung Hulu.

    "Sepanjang bekerja sesuai dengan aturan pasti aman, mengenai dana BOS pedoman penggunaannya ada Juklisnya. Untuk pembayaran publikasi diserahkan sepenuhnya kepada Kepala Sekolah," sebut Yasir.

    Yasir menegaskan,tidak dibenarkan Ketua K3S campur tangan dalam hal pembayaran biaya publikasi.

    "Saya akan minta Kabid Untuk memanggil yang bersangkutan dengan secara tegas dan harus yang bersangkutan (Ketua K3S) untuk mengikuti aturan dan harus menghindari Pungli serta mengutamakan Kemajuan Pendidikan di Tapung Hulu, Khususnya Kabupaten Kampar," tutup Yasir. (Tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Ketua K3S Tapung Hulu Diduga Kangkangi Juklis Dana BOS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved