www.riaukontras.com
| Kades Hilibadalu Diduga Kebakaran Jenggot, Surat Bantahan Salah Sasaran | | Ismail Sarlata Menyatakan Resmi Mengundurkan Diri dari DPW LSM LIRA Riau | | Diduga ADD Dikorupsi, Kades Tanah Merah Siak Hulu Resmi Dilaporkan | | Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru | | Memutus Mata Rantai Covid-19, TNI/ Polri Bersama Dishub dan Diskes Serta PMI Lakukan Siaga | | Jelang UMBK-SNPTN Satbrimob Semprot Disispektan Unsam Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 05 Juli 2020
 
Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi
Editor: | Jumat, 29-05-2020 - 22:32:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi
  •  

    DUMAI, RIAUKontraS.com - Sudah sekian kalinya beberapa media memberitakan mafia minyak BBM dan Cpo, sampai saat ini belum ada tanggapan oleh penegak Hukum kota Dumai maupun Provinsi.(29/05)

    Ketua DPD PWOIN(Perkumpulan Wartawan Online Indenpenden Nusantara)Dumai Roliandika Putra menyampaikan, "Kenapa mafia yang ada di kota Dumai tetap beroprasi padahal kota Dumai sedang dilanda Covid-19.Tempat tempat hiburan ditutup semua karna mengikuti aturan yang sudah di tetapkan Walikota Dumai,kenapa Mafia ini terus merajalela terus beroprasi dan tidak terkena aturan yang sudah ditetapkan,"ujar Ketua DPD PWOIN Dumai ke media.

    Dari investigasi lanjut tanggal 28 mei 2020, awak media langsung cek lapangan ternyata oprasi mafia BBM dan Cpo ini masih terus berjalan lancar.

    Keberadaan mafia minyak BBM dan Cpo ini sudah lama operasi, dengan cara menampung kencing minyak dari mobil tangki BBM yang bermerek Pertamina dibawah naungan PT Elnusa sebaga jasa Transportation BBM di kota Dumai dan mobil Tangki Cpo yang membawa minyak dari PKS(Pabrik Kelapa Sawit) juga terus singgah di mafia Cpo yang ada di Dumai.

    Operasi kegiatan mafia BBM dan CPO tersebut diperkirakan sudah merugikan negara, sampai saat ini tampak dengan nyamannya beroperasi tanpa tersentuh pihak penegak hukum.

    Ketua DPD PWOIN Dumai berharap "pihak penegak hukum yang terkait bisa menindak lanjuti kegiatan yang sudah bertahun-tahun tumbuh subur di kota Dumai,karna kegiatan tersebut sudah merugikan negara. Dan juga pihak Pertamina harus bisa menindak tegas oknum-oknum yang mengirim minyak ke mafia tersebut,"tutup Roliandika Putra.

    Ardi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved