www.riaukontras.com
| Dandim 0301 Pekanbaru Bertemu Korwil Seknas BUMP Riau, Permudah Petani dan Jaga Ketahanan Pangan | | Masih Status Zona Kuning Covid-19, Siswa Kota P. Sidimpuan Tetap Belajar Secara Daring | | Anggota DPRD Provsu Dapil Sumut VII Reses ke Daerah Tapanuli Selatan | | DPC Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Pelalawan Lebarkan Sayap sampai ke Tingkat Desa | | Gelar Malam Seni Memangku Tradisi, Kreasi Kaum Milenial | | Salurkan BLT, Didapingin Camat Semambawa Beserta Bahbinkatibmas Dan Bhabinsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 11 Juli 2020
 
Pembuatan Kapal Kayu di Rohil Diduga Menggunakan Kayu Ilegal
Editor: | Kamis, 28-05-2020 - 22:34:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Pembuatan Kapal Kayu di Rohil Diduga Menggunakan Kayu Ilegal
  •  

    ROHIL, RIAUKontraS.com - Sejumlah Dok kapal milik pengusaha di Rokanhilir terus bergeliat  dan  berproduksi, dari informasi masyarakat, Dok kapal tersebut diduga  dimiliki pengusaha di Bagansiapiapi bernama Ayong, Gian dan Koeng. Usaha kapal tersebut diduga  sudah lama berlangsung tanpa hambatan sebut Jarin salah satu warga kepada kepada awak media kamis (27/05/20).

    Menanggapi persoalan tersebut, Aktivis lingkungan Independen dari lembaga Independen Pembawa suara pemberatas, Korupsi, Kolusi, Kriminal ekonomi Republik Indonesia (IPSPK3-RI) Ir. Ganda Mora.M.Si, menyebutkan bahwa usaha kapal kayu tersebut harus segera di hentikan sebab sesuai dari penelitian dan pemantauan kami bahan baku mereka berasal dari Hutan Produksi yang di peroleh tanpa izin dan tanpa dokumen, sehingga pengusaha tersebut diduga melakukan usaha tanpa memikirkan kerugian negara dan rusaknya lingkungan hidup.

    Berdasarkan investigasi kami bahwa kegiatan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa hambatan, padahal kegiatan tersebut diduga telah melanggar UU Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan dan juga UU no 32 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan, sehingga bisa dijerat dengan hukuman penjara 10 tahun dan denda 10 miliar rupiah, namun ancaman undang undang tersebut tidak cukup bagi mereka untuk menghentikan usaha.

    Kami juga merasa prihatin terhadap banyaknya instansi yang berkompeten untuk menghentikan maupun menindak kegiatan tersebut misalnya, Gakum KLHK, Gakum DLHK dan pihak kepolisan namun justru tidak menindaknya, padahal kegiatan tersebut terang terangan dan cukup besar.

    Ditambahkan Ir. Ganda Mora.M.Si, agar kegiatan tersebut dihentikan dan para pelaku di sidik, untuk selanjutnya mempertanggungjawabkan kerusakan hutan dan lingkungan  tersebut sebut ucap ganda mora kepada awak Media, Kamis (27/05/20).

    lebih lanjut ganda menyebutkan akan segera mebuat laporan resmi ke Menteri lingkungan Hidup dan kehutanan dan juga ke Polda Riau agar segera turun langsung kelapangan industri kapal kayu tersebut agar kerugian negara dan perusakan lingkungan dapat di hentikan.

    Kita tidak anti dengan pengusaha industri kapal kayu, namun seharusnya mereka melalui prosedur hukum dan usaha , urus dulu persyaratan pengelolaan kayu sehingga memiliki dokumen resmi dan menjadi lega. Agar nantinya dapat berkontribusi untuk penerimaan negara dan penerimaan bahan baku kayu terpola dan tidak merusak lingkungan sebut ganda mengahiri  keterangan pers nya kepada awak media.(TEM)



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pembuatan Kapal Kayu di Rohil Diduga Menggunakan Kayu Ilegal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved