www.riaukontras.com
| Satgas Anti Begal Polres Inhil, Menggelar Pengamanan Di Jalur Perlintasan Pesepeda | | DPRD Kota Tanjungpinang Paripurna Terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD TA-2021 | | Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Inf Lizardo Gumay S.H. M.M.,Ipol Ucapkan Belasungkawa | | Kepala Bulog Kampar-Rohul Diduga Langgar Surat Edaran Kemensos No.01/MS/K/07/2019 Tentang Prinsip 6T | | Logas dan Logas Hilir Ditetapkan sebagai Desa Responsif Gender di Provinsi Riau | | Terkait Pemberitaan Yang Terbit Di Media Revolusi.co.id,Hendri Sandra S.E.Menyikapinya Dengan Legowo
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 05 Desember 2020
 
Bambang Ketua KUD Ragukan Bibit Sawait, PPKS: Untuk Bibit Tidak Ada Masalah
Editor: | Jumat, 13-11-2020 - 19:52:48 WIB

TERKAIT:
 
  • Bambang Ketua KUD Ragukan Bibit Sawait, PPKS: Untuk Bibit Tidak Ada Masalah
  •  

    Kuansing, RIAUkontraS.com - Pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat di Desa Sungai Buluh, kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, terancam berjalan tidak sesuai jadwal yang sudah disepakati. Hal ini karena Pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Wana Bakti kerap mengulur-ulur jadwal pekerjaan land clearing.

    Informasi yang dihimpun di lapangan, Ketua KUD Wana Bakti, Bambang merasa ragu dengan kesiapan bibit kelapa sawit yang akan ditanam. Pasalnya, kondisi bibit yang dipercayakan kepada Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) pertumbuhannya tidak sesuai harapan.

    "Nampaknya untuk program PSR di KUD Wana Bakti bakal molor, karena sudah beberapa kali Ketua KUD nya menunda pelaksanaan land clearing dan tumbang chipping. Pak Bambang beralasan bibit dari PPKS belum siap tanam," ujar seorang anggota KUD yang enggan disebutkan namanya.

    Tak hanya KUD Wana Bakti yang menunda tahapan pelaksanaan replanting, hal yang sama juga dilakukan pengurus KUD Tupan Tri Bakti. Padahal jika mengacu pada jadwal yang disepakati antara pihak KUD dan perusahaan mitra kerja, bulan Desember ini seharusnya sudah masuk pada tahap penanaman.

    Namun kekhawatiran pengurus KUD tersebut ditepis pihak PPKS. Menurut salah seorang Kepala Bagian di PPKS, Ilham Lubis, PPKS tetap berkomitmen melaksanakan program PSR tersebut sesuai kontrak kerja yang disepakati.

    "PPKS berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan bibit sesuai dengan rencana tanam KUD. Seperti di Kabupaten Kuansing. Dan jika ada keterlambatan di pembibitan lado PPKS telah berkomitmen dengan KUD untuk mendatangkan bibit dari sumber kebun PPKS Dengan biaya pengankutan di tanggung PPKS," jelasnya

    Ditanyakan, berarti tidak ada masalah soal bibit? Dan bibit (sawit,red) siap ditanam sesuai jadwal semula, ia kembali menegaskan hal itu.

    "PPKS tetap berkomitmen dalam masalah bibit pak. Jadi, tidak persoalan mengenai bibit sawit. Dan kita siap,"jelasnya.

    Seperti diketahui, Presiden RI Jokowi mengatakan, peremajaan sawit rakyat (PSR) merupakan salah satu program strategis nasional untuk mensejahterakaan petani di Indonesia. Artinya, pemerintah pusat terus memberikan bantuan bagi petani sawit di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kuansing.

    Jokowi meminta petani sawit meningkatkan produksinya per hektare per tahun. Dengan kata lain, biasanya dengan per hektare 4 ton, bisa meningkat 8 ton. Dia berkeyakinan, jika petani sawit bisa melakukannya, asalkan menggunakan bibit sawit yang berkualitas.(Indra)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bambang Ketua KUD Ragukan Bibit Sawait, PPKS: Untuk Bibit Tidak Ada Masalah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved