www.riaukontras.com
| Dugaan Praktek Pungli, PJI-Demokrasi Minta Kadisdik Non-Aktifkan Hanafi,S.Pd Dari Kepala Sekolah | | Tidak Gunakan Masker, 8 Warga Bangko Pusako Dikenakan Sanksi Tertulis | | Langgar Prokes, 10 Orang di Sanksi | | Gerakan S3 (Sedekah Seribu Sehari) | | Polres Kuansing Kedepankan Tindakan Simpatik serta Himbauan Prokes dalam Operasi Zebra | | Ketua DPRD Inhil Hadiri Perayaan Maulid Nabi di Mandah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 31 Oktober 2020
 
Jatuhnya korban dalam aktivitas PETI mendapatkan kritikan dari LAMR Kuansing
Editor: Indra | Rabu, 30-09-2020 - 10:23:22 WIB

TERKAIT:
 
  • Jatuhnya korban dalam aktivitas PETI mendapatkan kritikan dari LAMR Kuansing
  •  

    Teluk Kuantan, RIAUkontraS.com - Dengan semakin banyak nya korban yang berjatuhan menimpah Pelaku Penambang Emas Tanpa Izin(PETI) Di Kabupaten Kuantan Singingi Mendapat Kritikan dari Ketua Lembaga Adat Melayu Riau(LAMR) Kuansing Datuk Seri Pebri Mahmud Senin,(28/09/2020) Diruang kerjanya.

    Kritikan yang disampaikan Ketua LAMR tersebut terkait tentang ada nya penyampaian saat pengukuhan dirinya pada 9 oktober 2019 yang lalu.

    Dalam penyampaian nya tersebut menghimbau untuk menghentikan seluruh kegiatan ilegal yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, salah satunya merupakan Tambang Emas Tanpa Izin yang menggunakan peralatan-peralatan mesin.

    "Kalau manual atau secara tradisional itu silahkan, yang merupakan tradisi masyarakat kita saat paceklik, dan itu dianjurkan untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat, tapi kalau menggunakan mesin otomatis tidak menyelamatkan ekonomi, justru memperkaya diri," Ujar datuk seri.

    Dijelaskan Datuk Seri, Bahkan saat pengukuhan kita sampaikan pada satu tahun yang lalu itu dihadapan pemangku adat, penghulu-penghulu negeri sekabupaten Kuantan Singingi tentang kegiatan Ilegal tersebut, jelasnya 

    "Jika kegiatan PETI ini tidak dihentikan, justru akan semakin banyak korban yang akan berjatuhan, karena himbauan kita ini himbauan orang adat, yang mana himbauan orang adat itu secara lahir batin, dan kejadian ini, merupakan hukuman untuk kita semua, maka dari pada itu, mari kita jadikan ini merupakan cambuk buat kita semua," tegas datuk seri Pebri Mahmud kepada seluruh anak cucu kemenakan. 

    Disamping itu, datuk seri juga menjelaskan bahwa yang menjadi korban bukan manusia saja, bahkan alam ini juga ikut menjadi korban seperti kerusakan lingkungan yang berdampak kepada manusia itu sendiri. 

    "Misalnya hujan hanya beberapa jam saja mengakibatkan banjir, kemudian betapa banyak nya tebing sungai yang kritis, itu efek bahkan warna air sungai kita yang tidak jernih lagi, terbelum lagi efek mercury yang kita rasakan secara jangka panjang," terangnya 

    Masih dijelaskan Datuk seri menjelaskan, ini perlu kesadaran masyarakat kita yang kita harapkan, kesadaran tidak melakukan aktivitas PETI itu, kalau masalah aparat penegak hukum, tentunya terbatas, yang lebih utama kesadaran kita, apalagi tanah kita dikabupaten Kuantan Singingi ini tanah surga. tutup Datuk seri Pebri Mahmud .

    Laporan:Yendri Saputra,.ST

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Jatuhnya korban dalam aktivitas PETI mendapatkan kritikan dari LAMR Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved