www.riaukontras.com
| Kades Hilibadalu Diduga Kebakaran Jenggot, Surat Bantahan Salah Sasaran | | Ismail Sarlata Menyatakan Resmi Mengundurkan Diri dari DPW LSM LIRA Riau | | Diduga ADD Dikorupsi, Kades Tanah Merah Siak Hulu Resmi Dilaporkan | | Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru | | Memutus Mata Rantai Covid-19, TNI/ Polri Bersama Dishub dan Diskes Serta PMI Lakukan Siaga | | Jelang UMBK-SNPTN Satbrimob Semprot Disispektan Unsam Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 05 Juli 2020
 
Pemkab Kuansing Menerima Kunjungan Panitia Khusus LKPJ
Editor: | Jumat, 08-05-2020 - 21:56:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemkab Kuansing Menerima Kunjungan Panitia Khusus LKPJ
  •  

    TELUK KUANTAN, RIAUKontraS.Com - Dalam rangka evaluasi penyerapan anggaran tentang bantuan keuangan Provinsi tahun Anggaran 2019, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi
    menerima kunjungan Panitia khusus (pansus ) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRDdan Komisi I Provinsi Riau, Jum,at (08/05/2020)

    Dianto Mampanini Sekretaris Daerah kabupaten Kuantan Singingi mengatakan Pansus DPRD provinsi Riau dan Komisi l  terkait dengan laporan pertanggungjawaban pemerintah provinsi karena semua daerah kabupaten/Kota seProvinsi Riau mendapat bantuan keuangan desa,

    Begitu juga di Kabupaten Kuansing maka pada saat ini, melaporkan bahwasanya dari 218 desa di kabupaten Kuansing yang menerima bantuan tersebut ada sebanyak 217 karena 1 desa tidak sempat mengajukan di karenakan ada satu persyaratan yakni harus memiliki Bumdes sampai waktu yang ditentukan belum sempat dibentuk sehingga tidak mungkin disalurkan anggaran sebesar 200 juta per desa tersebut.

    Kemudian dari anggaran yang telah di salurkan tersebut kita sudah melakukan monitoring 134 desa sudah menyampaikan laporan lengkap dan ada 83 desa juga sudah melaporkan hanya saja pada saat penyampaian awal terlambat di anggap 83 belum melaporkan namun pada saat ini semua sudah lengkap tinggal menyampaikan ke Provinsi Ujar Sekda,

    Kalau ini tinggal mengantarkan saja karena covid 19 kita bisa antarkan ke provinsi hal ini dikarenakan Keterlambatan penyalurannya di akhir tahun itu juga Desember harus tutup buku.

    Makanya agar tidak terburu-buru jadi ada desa yang tidak sempat melakukan pengajuan.
    Untuk desa yang tidak mendapat bantuan yaitu desa Pulau Busuk Kecamatan Inuman. Dikarenakan ada proses pengalihan dari kepala desa yang lama ke yang baru tidak sempat membentuk Bumdes jadi desanya belum memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

    Sekda juga berharap kepada pemerintah desa agar  uang yang diberikan oleh pemerintah provinsi harus dimanfaatkan sebaik mungkin jadi ini bukan uang dibagi-bagi. Tujuan adalah bagaimana bisa memaksimalkan sumber daya alam dari desa untuk kesejahteraan masyarakat maka dibentuklah Bumdes, unit-unit usahanya baik di bidang UMKM, pariwisata, jasa, dan sebagainya.

    " Uang yang ada bisa jadi modal sehingga uang bisa bergulir  di desa masing-masing dapat membantu perekonomian masyarakat," ujar dianto

    Pada kesempatan yang sama, awak media mengkonfirmasi kepada Suhaimi Amidi Ketua Pansus LKPJ Provinsi Riau  menuturkan bahwa ia beserta rombongan menelurusi pertanggungjawaban atas bantuan dana desa 200 juta per desa di Kuansing yang belum melaporkan 1 desa pun ke provinsi Riau.

    " Ternyata Kades sudah dilaporkan ke kabupaten tetapi belum di antarkan ke provinsi Riau dan saat ini sedang di kirim ke provinsi Riau," jelasnya

    " Menurut saya untuk ke depannya supaya kabupaten cepat melaporkan kepada pemerintah provinsi Riau supaya dananya bisa di cair awal tahun minimal paling lambat bulan Juni.
    Agar kepala desa dapat memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik mungkin dan dapat mempertanggungjawabkan tanpa ada kades yang berkasus " .tutupnya


    Rls

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemkab Kuansing Menerima Kunjungan Panitia Khusus LKPJ
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved