www.riaukontras.com
| BNPB Serahkan Puluhan Ribu Masker Untuk Aceh Timur | | Tim Komisi 1 DPR Aceh Kungker ke Aceh Timur Bahas Reforma Agraria | | Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Banjir Aceh Tamiang | | Ranperda RTRW dan RDTR, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke DLHK Provinsi Riau | | Pengendalian Ketahanan Pangan, Polres Bengkalis, Juara 1 Kampung Tangguh Tingkat Se-Polda Riau | | Lurah Minas Jaya Taja Budidaya Tanaman Porang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 22 Januari 2021
 
Sangat Aneh, Melarang Wartawan Ambil Foto Proyek Puskesmas Bengkalis
Editor: | Minggu, 29-11-2020 - 13:21:31 WIB

TERKAIT:
 
  • Sangat Aneh, Melarang Wartawan Ambil Foto Proyek Puskesmas Bengkalis
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com - Sangat aneh kalau ada proyek yang dibangun dengan dana Pemerintah namun Pelaksana pembangunan proyek itu melarang wartawan mengambil foto-foto dan melakukan investigasi ke dalam lokasi proyek.

    Saat RIAUkontraS.com melakukan investigasi di lokasi proyek pembangunan Baru/Relokasi Puskesmas Bengkalis desa sungai Alam di kecamatan Bengkalis kontraktor pelaksana PT. Nur Fitri Tiga dana Rp. 5.665.628.981,73,- tahun anggaran 2020.

    ”Mohon maaf pak, kalau mau ambil foto atau yang lain-lain bapak harus lapor dulu dengan pendamping kami Bapak isi buku tamu dulu,” terang E  Minggu ( 29/11/2020) di lokasi proyek.

    Menurut E tersebut, Pendamping kami, melarang untuk mengambil foto-foto dan masuk kedalam lokasi proyek,"terangnya.

    Dalam hal ini, media atau wartawan yang bersangkutan sudah meminta izin dan mengisi buku daftar tamu, namun tanpa alasan yang jelas, pihak Pelaksana mewakili pengawas lapangannya melalui E di depan melarang wartawan untuk mengambil foto-foto terkait pembangunan proyek tersebut.

    Sementara itu Emos Gea  salah satu Ketua LSM-GERAK INDONESIA (Gerakan Rakyat Anti Korupsi)  menyayangkan ada proyek yang dibangun dengan dana Pemerintah, namun tidak boleh diawasi oleh masyarakat, apalagi media sampai dilarang mengambil foto-foto dan dilarang masuk ke lokasi proyek. Kita curiga jangan-jangan ada yang tidak beres dalam pelaksanaanya, Kta Emos.

    Menurutnya, pelarangan tersebut telah melanggar UU Pers No. 40 Tahun 1999 Pasal 4

    ” itu sudah melanggar UU Pers No.40 Tahun 1999 pasal 4,” terang Emos, Minggu ( 29/11) melalui pesan Whats App.

    Lanjut Emos Gea, pada prinsipnya wartawan memiliki kebebasan untuk mengambil dan menyiarkan informasi apapun bila itu penting diketahui masyarakat, termasuk foto. Pelarangan wartawan mengambil foto di lokasi proyek pembangunan Baru/Relokasi Puskesmas Bengkalis desa sungai Alam di kecamatan Bengkalis kontraktor pelaksana PT. Nur Fitri Tiga dana Rp. 5.665.628.981,73,- tahun anggaran 2020."Kata Emos Gea, tidak beralasan karena tidak termasuk kawasan yang dilarang untuk diekspos.

    Kemudian, masih menurut Emos, ada beberapa kriteria lokasi yang mengharuskan jurnalis mendapatkan izin untuk meliput. Pertama, tempat-tempat vital atau strategis yang terkait dengan ketahanan dan keamanan negara. Kedua, rumah sakit, yakni di wilayah-wilayah tertentu yang memang harus disterilkan yang tidak dapat diekspos tanpa izin dari petugas yang berwenang.

    “Namun, ketika itu terkait tempat publik, tidak perlu izin apapun. Walaupun ada dinas/pihak terkait yang diberikan tugas untuk mengelola tempat itu, mereka tidak berhak untuk menghalangi-halangi jurnalis dalam meliput. Apalagi ini terkait proyek pembangunan Baru/Relokasi Puskesmas Bengkalis di Desa sungai Alam kecamatan Bengkalis, yang bukan merupakan lokasi vital dan strategis, sehingga tidak memerlukan izin,” ujarnya kembali.(Tim/Red)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Sangat Aneh, Melarang Wartawan Ambil Foto Proyek Puskesmas Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved