www.riaukontras.com
| Cegah Radikalisme dan Separatisme, Kodim 0103 Aceh Utara Gelar Binkomsos | | Polres Dumai Kembali menggelar Penindakan terhadap aksi Balap liar | | Polisi Sergap Empat Penyalahguna Narkotika Jenis Pil Ekstasi di Pakiran Hiburan Malam | | Polsek Lima Puluh Tangkap 3 Kurir dan 1 Bandar Narkotika Pil Ekstasi dari Tempat Hiburan Malam | | DPRD Kota Tanjungpinang Sahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 | | 7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli Money Politik
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 01 Desember 2020
 
12 jam hujan mengguyur, akibatnya rumah warga di desa lubuk kebun terendam banjir
Editor: | Minggu, 08-11-2020 - 15:41:51 WIB

TERKAIT:
 
  • 12 jam hujan mengguyur, akibatnya rumah warga di desa lubuk kebun terendam banjir
  •  

    LUBUK KEBUN, RIAUKontraS.com - Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan meluapnya aliran sungai batang sangkalalo didesa lubuk kebun kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, Minggu (08/11/2020).

    Akibatnya, luapan sungai batang sangkalalo merendam pemungkiman warga yang berada di sepanjang aliran sungai.

    "saat ini warga terpaksa mengungsi kerumah sanak family yang rumah nya terendam, dan kita juga masih mengeksekusi hewan ternak kelompok yang kandang nya juga ikut terendam, namun 2 ekor sapi melakukan perlawanan sehingga sampai saat ini belum ditemukan," ujar Anjar Asmara Kepala lubuk kebun saat di wawancara Riaukontras.com melalui pesan WhatsApp.

    Lebih kurang 12 jam hujan menghantam, akibatnya tidak hanya merendam rumah warga, bahkan mengakibatkan pagar sekolah SD Negeri 003 Lubuk Kebun tersebut roboh terbawah derasnya arus di sepanjang sungai batang sangkalalo tersebut.

    "Untuk sementara baru itu yang kita ketahui, karena untuk memantau ke bagian seberang sangat sulit, arus terlalu deras, pagar roboh, dan didalam sekolah air masih tetap naik hingga ketinggian berapa kita sulit memprediksikan nya, karena akses," ucap Anjar.

    Dilanjutkan Anjar, Kita berharap hujan cepat berhenti,  dan air semakin surut, sehingga banjirpun tak lagi merendam pemungkiman masyarakat, "lebih dari 12 jam, hingga saat ini ya masih hujan, namun kita berharap hujan nya segera berhenti", tutup Anjar Asmara. (YN)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • 12 jam hujan mengguyur, akibatnya rumah warga di desa lubuk kebun terendam banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved