www.riaukontras.com
| Polsek Dumai Timur Jajaran Polres Dumai berhasil mengamankan 2 (dua) Pemuda Pelaku Tindak Pidana Pen | | Jual Elpiji Bersubsi Tidak Pada Tempatnya, Pangkalan Pak IDIL di Sanksi | | Saksikan..!!, Turnamen Gabungan Futsal Ono Niha Pekanbaru Berlangsung Pada Malam Hari Ini | | Tingginya Curah Hujan, Sebagian Aceh Dikepung Banjir | | Satgas Anti Begal Polres Inhil, Menggelar Pengamanan Di Jalur Perlintasan Pesepeda | | DPRD Kota Tanjungpinang Paripurna Terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD TA-2021
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 05 Desember 2020
 
Kejati Riau Diminta Usut dan Ambil Alih Dugaan Penyelewengan ADD Tahun 2017 Oleh Pemkab Bengkalis
Editor: Indra | Minggu, 06-09-2020 - 23:23:43 WIB

TERKAIT:
 
  • Kejati Riau Diminta Usut dan Ambil Alih Dugaan Penyelewengan ADD Tahun 2017 Oleh Pemkab Bengkalis
  •  

    Bengkalis, RIAUkontras.com - Alokasi Dana Desa yang merupakan penerimaan/pembagian Dari APBD Kabupaten/Kota sebagaimana diamanatkan Undang-Undang hingga saat ini masih menjadi misteri di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Pasalnya, selain belum diterima pihak desa secara keseluruhan, terjadi pula keanehan baik di segi prosentase penerimaan masing masing desa maupun penjelasan pihak legislatif dan pihak eksekutif.


    Sementara berdasarkan hasil audit LHP BPK RI pada tahun 2017 terdapat 32 desa (tiga puluh dua) desa yang belum laporan pertanggung jawaban realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa APBDes sebesar Rp.94.175.650.847.64, sebut Jackson.


    “Dalam penyaluran Alokasi Dana Desa, yang menjadi APBDes se-Kabupaten Bengkalis tahun 2017 terjadi rasionalisasi, namun berdasarkan amanat Undang undang, penerimaan/pembagian dari Penerimaan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagaimana amanat UU No 6 thn 2014 Tentang Desa Pasal 72 ayat (4) menyatakan ADD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d paling sedikit 10% dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota setelah di kurangi Dana Alokasi Khusus,” jelasnya.


    Lanjut sumber lagi, maka terkait persoalan ini, pihaknya berharap penegak hukum, khususnya Kajati Riau mampu mengusut persoalan ini secara tuntas dan tidak sepenggal. Artinya siapapun dia yang terlibat harus di adili dan mampu untuk mempertanggung jawabkan akibat perbuatan nya.


    Sementara berdasarkan rilis Berita OBOR KEADILAN terbitan 24 September 2018, terkait ADD dan tunda Bayar masih terjadi indikasi Mark up.

    Masih menurut anggota DPRD Bengkalis itu lagi, jika pada pembahasan tanggal 24 nanti, tidak juga dimunculkan usulan yang dijanjikan oleh TPAD untuk anggaran tunda bayar ADD, maka ia secara tegas selaku Ketua Komisi III akan mengambil sikap tegas sebagaimana mestinya. “Sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” ujarnya dengan tidak menyebutkan sikap apa yang ingin ia ambil .


    Berkaitan persoalan Alokasi Dana Desa Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 ini, selain dilematis tunda bayar senilai Rp 65 M yang tak kalah pentingnya juga terdapat indikasi pelanggaran sejumlah peraturan perundangan-perundangan yang berlaku menyangkut dengan pengalokasian pembagian untuk Desa se-Kabupaten Bengkalis.


    Dimana berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor : 4 tahun 2017 tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2017 pasal 2 ayat (1) huruf b angka 2 menyatakan jumlah perolehan dana Perimbangan setelah perubahan APBD yaitu senilai Rp 3.199.210.630.250,34, kemudian jika dipotong dari penerimaan perolehan Dana Alokasi Khusus (DAK) setelah perubahan sesuai yang ditertuang pada ayat (3) angka 2 pasal yang sama DAK senilai Rp 69.425.892.000,00, total Pendapatan dana Perimbangan yang diperoleh APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2017 setelah Perubahan yaitu senilai Rp 3.129.784.738.250,34.


    Tak hanya tertuang di Perda No 4 saja yang menjelaskan bahwa nilai perolehan dana perimbangan Kabupaten Bengkalis tahun 2017 sejumlah 3,129 Triliun, bahkan dalam Dokumen Pelaksana Perubahan APBD Satuan Kerja Perangkat Daerah PPKD Kabupaten Bengkalis yang ditanda tangani oleh Plt.Sekretaris Daerah (Drs.H.ARIANTO,MP) dan Plt.Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bengkalis (H.BUSTAMI HY, SH, MH) halaman pertama Ringkasan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah , kode rekening : 4.2 pun menetapkan hal yang sama.


    Jika hitung perolehan Desa se Kabupaten Bengkalis dari perolehan dana Perimbangan yang diterima oleh Kabupaten bengkalis tahun 2017 sebagaimana amanat UU No 6 thn 2014 Tentang Desa Pasal 72 ayat (4) menyatakan “ADD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d paling sedikit 10% dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota setelah di kurangi Dana Alokasi Khusus.


    Adapun jika hitung perolehan ADD se Kabupaten Bengkalis tahun 2017 yaitu paling sedikit (minimal) 10% dari perolehan dana perimbangan yang diterima Kabupaten Bengkalis pada tahun 2017 setelah perubahan diluar DAK yaitu Rp 3.129.784.738.
    (Rilis)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kejati Riau Diminta Usut dan Ambil Alih Dugaan Penyelewengan ADD Tahun 2017 Oleh Pemkab Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved