www.riaukontras.com
| | | Merasa Dipersulit, Pengusaha di Bagansiapiapi Kesal Satu Tahun Izin Usahanya Tidak Keluar | | Merasa Dipersulit, Pengusaha di Bagansiapiapi Kesal Satu Tahun Izin Usahanya Tidak Keluar | | Bersama Ulama dan Anak Yatim Piatu 1.500 Orang Gelar Yasinan, Tahlil Tahmid dan Doa Bersama | | Polres Inhil Musnahkan Barang Bukti Shabu Sebanyak799,50 Gram Dan 2997 Butir Pil Extacy | | SPJ POL-PP Tahun 2019, Inspektorat Menunggu Informasi Dari Walikota Bandar Lampung
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 02 Desember 2020
 
Proyek Lelang Diduga Main Mata, Rekanan akan Surati ke KPPU dan Kajati Riau
Editor: | Sabtu, 29-08-2020 - 22:12:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Proyek Lelang Diduga Main Mata, Rekanan akan Surati ke KPPU dan Kajati Riau
  •  

    Bengkalis, RIAUkontras.com - Perlelangan Pembangunan Sarana dan Prasarana Durolis tahap IV IKK mandau terkesan main mata dengan salah satu Distributor. 

    Ini terbukti dengan permintaan syarat yang di tetapkan PPK dan dilelang oleh Pokja di dalam KAK,"ujar salah seorang rekanan yang tidak mau disebut namanya, kepada awak Media Sabtu (29/8/20).

    Lanjut rekanan, Disini ada nya permintaan K3 Konstruksi. Yang di keluarkan kementrian tenaga kerja RI. Yang mana seharus nya untuk perusahaan sudah cukup mempunyai ( SMK3 ) Dan terdaftar di kementrian  perdagangan Indonesia.

    Sementra untuk K3, itu berlaku untuk personil perusahaan penyedia jasa. Jadi tak perlu lagi pabrik, agen atau distributor mempunyai K3,"bebernya.

    Rekanan menambahkan, karna pada persyaratan Pabrik atau distributor telah diminta SMK3, lalu diminta K3nya, itukan menambah nambah syarat. Itu artinya mereka PPK atau Pokja sudah menyuruh salah satu distributor atau Pabrik untuk mengurus K3. Sehingga Pabrik atau Distributor lain tidak bisa ikut memberikan dukungan. Pada kegiatan tersebut. Karna setiap perusahaan atau pabrik pasti mempunyai SMK3, tapi kalau K3 mereka perusahaan tak punya. Karna K3 hanya untuk personil perusahaan penyedia jasa. Bukan untuk Pabrik. dan saya yakin setiap pabrik jarang mempunyai K3, kecuali sudah main mata, tapi SMK3 pasti semua punya,"jelas.

    Oleh karena itu Rekanan menyampaikan lagi, Untuk syarat sebenarnya perusahan cukup K3, kalau pabrik SMK3. Ini di karenakan untuk keselamatan kerja. Dan kami beberapa rekanan akan menyurati KPPU dan Kajati Riau, karena kami kecewa dengan cara begini,"sesalnya.(Indra)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Proyek Lelang Diduga Main Mata, Rekanan akan Surati ke KPPU dan Kajati Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved