www.riaukontras.com
| Dinilai Menyalahi Ketentuan, APK Paslon Bupati Dan Wakil Dibongkar Paksa Bawaslu Bengkalis | | Bupati Pelalawan Resmikan Listrik 14 Jam Empat Desa di Kecamatan Kuala Kampar | | Peringati Hari Kesaktian Pancasila Di Instruksikan Secara Virtual | | Pj Bupati Bengkalis Kunjungi KPU Bengkalis | | Dinilai SKPP Cacat Hukum, Kapolres Nias Selatan di Prapradilan ke PN Gunungsitoli | | Peduli Petani Sawit dan Singkong, Samda Kampanye Dialogis Di Desa Pinggir
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 01 Oktober 2020
 
Aset Daerah/Negara Terbengkalai Menjadi Besi Tua
Ormas Pekat IB, Aparat Hukum Bertindak Tegas Indikasi Pembiaran dan Mubazir Uang Negara
Editor: Indra | Sabtu, 15-08-2020 - 14:45:31 WIB

TERKAIT:
 
  • Ormas Pekat IB, Aparat Hukum Bertindak Tegas Indikasi Pembiaran dan Mubazir Uang Negara
  •  

    Bengkalis , RIAUkontraS.com - Sebagaimana amanat peraturan Mentri Dalam Negri (Permendagri) No19 tahun 2016 tentang Pedoman tehnis Pengelolaan barang milik daerah .Sebagai pelaksanaan Pasal 59, 90 ayat (3) dan pasal 98 ayat (5).serta Peraturan Pemerintah (PP) no No 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan barang milik negara bahwa aturan tersebut adalah merupakan aturan yang mengatur secara teknis dan secara umum sebagai pedoman untuk diikuti.

    Akan tetapi tidak demikian yang terjadi di dinas Pekerjaan umum Kabupaten Bengkalis, ada beberapa alat berat Excapator dijumpai dibeberapa kecamatan seperti Kecamatan Bengkalis di daerah parit bangkong, Kecamatan Bantan daerah Pambang, Kecamatan Rupat ada dua yaitu daerah Kelurahan pergam dan batu panjang yang nilainya milyaran rupiah hancur rusak parah.

    Di biarkan begitu saja tanpa adanya perbaikan dan pemeliharaan oleh dinas terkait,

    "DIDUGA", Dijadikan alat untuk memperkaya diri dengan cara dikomersilkan disewakan tanpa adanya laporan yang jelas kepada Pemerintah, yang seharusya pengelolaan barang milik Daerah/ Negara dilaksanakan berdasarkan Kepastian hukum, fungsional, trasparansi, keterbukaan, efisiesnsi, akuntabilitas, serta kepastian nilai.

    Berdasarkan hasil investigasi dan temuan LSM /ormas PEKAT IB Rupat dan tim media tanggal 16/6/2020 dijumpai dilapangan alat Berat Ekcapator Komatsu di Rupat yang saat ini ditumbuhi rumput dan lumut, terbiar dalam keadaan rusak parah menjadi bangkai besi tua.

    Terletak ditepi parit Jln H LAMIT RT 01 perbatasan antara Kelurahan Batu panjang dan Kelurahan tanjung kapal Kec Rupat. Di perkirakan sudah lebih kurang lima tahun silam alat berat itu dibiarkan terbengkalai akibat terbakar.

    Begitu juga dengan excapator yang disewakan pada PT RSL yang Tenggelam di kanal PT blok 3 Kelurahan pergam RT 02 kec Rupat yang sampai saat ini alat berat aset Daerah/Negara tersebut juga terbiar tanpa adanya upaya perbaikan pemeliharaan yang dilakukan oleh dinas PUPR kabupaten Bengkalis.

    Berdasarkan keterangan dari operator excapator dan pembantunya menyebutkan bahwa alat berat yang terbakar itu sudah dilaporkan kepihak dinas PUPR Kabupaten Bengkalis pada tanggal (27/6/2015) yang lalu.

    Pada bagian pergudangan dan Kepala UPT Asrul dan Masalah setoran uang sewa yang memegang adalah Pak Asrul yang,"Katanya langsung disetor ke Dinas PUPR Bengkalis.

    "Menurutnya lagi kita tak menyangka kalau alat berat yang terbakar masih belum dipindah dan tersebunyi saya pikir sudah dibawa ke bengkalis waktu itu makanya saat itu tidak jadi membuat laporan."ungkapnya.

    DPD LSM/Ormas PEKAT IB dan wartawan sudah berkali - kali berupaya menjumpai Kepala UPT PU Rupat Asrul dikantor dan dikediamanya untuk konfirmasi. Akan tetapi tidak pernah bisa dijumpai bahkan Asrul terkesan menghindar setiap mau dikonfirmasi sampai berita dirilis.

    Menurut keterangan warga masyarakat rupat yang enggan di sebutkan namanya menjelaskan kepada media ini bahwa alat berat milik pemerintah itu di komersilkan diduga dijadikan untuk mencari keuntungan pribadi oleh oknum pelaksana lapangan dinas PUPR.

    Kronologis kejadian itu sekitar pukul 09.00 WIB. Tanggal (26/6/2015) silam berawal dari gesekan kabel pada salah satu tepian Eksavator hingga menimbulkan percikan api dan menyambar bagian tetesan minyak yang sedang panas pada saat eksavator bekerja mengelola menggali parit di kebun lahan pribadi salah seorang warga masyarakat penduduk Batupanjang Kec.Rupat, berinisial AZ seorang ASN yang Lahannya terletak di perbatasan Rt.02 Kel.Batupanjang dengan Rt.O1 Kel.Tanjung Kapal, Kec.Rupat. 

    Alat berat itu sampai saat masih belum ada yang menggeser atau memindahkan tanpa adanya perawatan dalam keadaan telah ditumbuhi rumput dan ditumbuhi lumut.

    Diperkirakan selama kurang selama lima tahun tersembunyi terbengkalai sebagai bangkai besi tua tanpa adanya perawatan dan perbaikan dinas terkait, lebih jauh warga masyarakat rupat menjelaskan pada waktu terbakar saat itu alat bagian mesin masih lengkap, akan tetapi saat ini alat alat penting sudah banyak hilang ada sebagian alatnya dipindah atau diambil oleh oknum petugas lapangan dinas PUPR .yang seharusnya alat berat itu dirawat diperbaiki bukan alat yang ada di pindah-pindah ke excapator yang lain dan sisanya dibiarkan menjadi bangkai besi tua.

    "HERMAN Ketua DPD LSM/ORMAS PEKAT IB Kec.Rupat mengatakan Dalam hal ini seharusnya kepala satuan kerja daerah atau SKPD selaku pengguna barang milik Negara/Daerah berwenang dan bertanggung jawab mengamankan dan memelihara barang yang berada dalam penguasanya."Ujarnya.

    "Melakukan pengawasan dan pengedalian atas penggunaan barang serta melakukan pencatatan inventarisasi terhadap barang milik daerah dan bagi Kepala Unit pelaksana teknis selaku pengguna barang milik daerah. Berwenang dan bertanggung jawab melakukan pencatatan inventarisasi barang milik Daerah/Negara serta menyusun dan menyampaikan laporan barang kuasa pengguna semesteran (LBKPS) atau bulanan dan laporan barang kuasa pengguna tahunan (LBKPT)."Ujar Herman.

    Sambung" Herman.Kepada satuan perangkat Daerah yang bersangkutan dan dilaksanakan sesuai ketentuan perundang undangan. Permasalahannya adalah aset Daerah / negara tersebut kuat dugaan disalah gunakan dijadikan alat untuk memperkaya diri dikomersilkan oleh oknum yang bersangkutan.

    Tanpa adanya laporan dengan tidak bisa menunjukan bukti bukti perjanjian tentang sewa menyewa barang oleh karna itu Herman meminta agar aparat penegak hukum seperti polisi jaksa, menindak tegas memanggil dan memeriksa pihak dinas untuk dimintai keteranganya terkait pengelolaan aset Daerah/Negara."Ujar Herman.

    Editor : Indra

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Ormas Pekat IB, Aparat Hukum Bertindak Tegas Indikasi Pembiaran dan Mubazir Uang Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved