www.riaukontras.com
| Pekola Pintu Masuk Bagi Penegak Hukum Untuk Memeriksa Pejabat Kota Langsa | | Di DPRD Kota Pekanbaru Dana Publikasi Media Diduga Jadi Ajang Korupsi | | Pilu, Seorang Ibu Muda di Temukan Meninggal di Belakang Rumahnya | | Tiga Saksi Tuding Indra Gunawan Terima Uang 50 Juta, Akhirnya E'et Duduk Dikursi Persidangan | | PH Wahyu Setiawan Minta Gubernur Papua Barat Dihadirkan Dipersidangan | | Bupati Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 10 Juli 2020
 
IMKKM-B lakukan audiensi ke MUI Bengkalis Terkait PEKAT (Penyakit Masyarakat)
Editor: | Selasa, 30-06-2020 - 18:37:22 WIB

TERKAIT:
 
  • IMKKM-B lakukan audiensi ke MUI Bengkalis Terkait PEKAT (Penyakit Masyarakat)
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com - Dalam melihat fenomena pekat (Penyakit Masyarakat), pastinya menjadi sebuah hal yang harus diperhatikan bersama-sama oleh seluruh elemen terkhusus mahasiswa. Ikatan Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti - Bengkalis (IMKKM-B) yang berkuliah di Bengkalis ikut terpanggil atas permasalahan tersebut dan melaksanakan audiensi bersama Ketua MUI Bengkalis selaku tokoh ulama yang berada di Kabupaten Bengkalis. (30/06/2020)

    Muhammad Arif  Al-Arkhan selaku koordinator IMKKM menyampaikan rasa terimakasih yang tidak terhingga kepada MUI Bengkalis yang telah berkenan menerima dan sudi untuk meluangkan waktu berbagi pemikiran serta memberikan pemahaman terkait mencari solusi dalam menyelesaikan polemik PEKAT (Penyakit Masyarakat).

    Menurut Arkhan dalam dugaan asumsi bahwa penyakit masyarakat semakin lama semakin kronis, dilihat dari banyaknya gelper, hiburan malam, bahkan warung remang-remang yang semakin marak di Kabupaten Bengkalis. "kami menduga dalam sebuah asumsi bahwasanya penyakit masyarakat sudah sangat kronis. Dilihat dari maraknya gelper, hiburan malam, bahkan warung remang-remang. Walaupun kami tidak lahir di Bengkalis, akan tetapi kami menimba ilmu sebagai mahasiswa di kabupaten ini. Menjadi kewajiban kami untuk memberikan pandangan terbaik demi kemajuan Bengkalis, serta dorongan bagi kami sebagai mahasiswa untuk menjalankan kontrol sosial". Ujarnya

    Arkhan juga menuturkan bahwasanya sudah ada penggrebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap gelper yang dijadikan sebagai arena perjudian. Jika ini terus dibiarkan maka akan berdampak buruk terhadap generasi penerus bangsa dan tidak sesuai dengan norma adat Melayu yang berlaku. "Setelah kami melihat berita tentang Penggrebekan gelper oleh pihak polisian pada tanggal 20 februari 2020. Menjadi catatan khusus bagi kami agar hal-hal demikian tidak terjadi lagi dimana indikasi gelper yang diperuntukkan untuk wahana permainan anak-anak disalah gunakan sebagai ajang perjudian. pastinya memiliki efek negatif terhadap generasi penerus bangsa. Ini menjadi perseden buruk bagi bumi melayu dan prilaku tersebut juga melanggar norma adat melayu. Sebagai anak melayu tentunya memiliki tanggungjawab untuk menjaga marwah melayu.

    Disaat audiensi berlangsung Ketua MUI Kabupaten Bengkalis memberikan apresiasi terhadap pemuda/i yang peka terhadap kondisi sosial. Disampaikan juga bahwa MUI akan berkoordinasi ke semua stakeholder untuk mendiskusikan prihal PEKAT (Penyakit Masyarakat) serta membentuk semacam Satgas yang akan melibatkan seluruh komponen terutama mahasiswa.

    Di akhir audiensi disampaikan oleh arkhan bahwasanya menangani persoalan Penyakit Masyarakat ini tidak berhenti di Audensi kepada MUI Kabupaten Bengkalis, dan akan terus mengawal serta mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan hal tersebut. "persoalan penyakit masyarakat ini, kami akan terus mengawal dan melangkah ketahapan selanjutnya. Berkoordinasi kepada seluruh Perangkat Daerah, Aparat, dan tokoh masyarakat guna mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan hal tersebut." tutup Arkhan.

    Indra

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • IMKKM-B lakukan audiensi ke MUI Bengkalis Terkait PEKAT (Penyakit Masyarakat)
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved