www.riaukontras.com
| Pekerjaan PSR Mulai Bergerak di Kuansing, Petani Siap Sukseskan Program Strategis Nasional Presiden | | Audiensi Mahasiswa DPD-PGk Bersama Kapolres Bangkalis Terkait Perizinan, Belum Ada Titik Terang | | Direktur FORMASI Riau Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 74 | | Bersempena Hari Bhayangkara Ke-74, Danlanud RSN Beri Suprise Polda Riau | | Untuk Keempat Kalinya, Pemkab Inhil Sukses Raih Opini WTP | | Ketua MPC Caretaker Rohul Siap Menyatukan Kembali Kader PP Rohul
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 02 Juli 2020
 
JPU Tuntutan 3 Tahun, Ketua PN Bengkalis Vonis Bebas
Editor: | Rabu, 24-06-2020 - 19:20:03 WIB

TERKAIT:
 
  • JPU Tuntutan 3 Tahun, Ketua PN Bengkalis Vonis Bebas
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis vonis bebas tiga orang nelayan warga negara (WN) Malaysia karena tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian ikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Sebelumnya tiga terdakwa tersebut, Heng Wah Wat (49), Nakhoda beralamat Jalan Ria Jaya 1 Taman Ria Jaya 45400 Sekincan, Tan Chong Pin (61), ABK beralamat Kampung Raya 86000 Kluang, Johor dan Pua Sin Kue (56), ABK beralamat Kampung Raya 86000 Kluang, Johor, Malaysia telah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp200 juta atau subsider kurungan tiga bulan karena didakwa bersalah mencuri ikan di Perairan Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

    Keputusan majelis hakim tersebut dibacakan pada sidang dengan dalam jaringan (daring) atau online, Selasa (23/6/20) dipimpin Rudi Ananta Wijaya, S.H, M.H yang juga merupakan Ketua Pengadilan Negeri, disaksikan JPU Kejari Bengkalis. Sementara tiga terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH) Windrayanto, S.H.

    Menurut, majelis hakim bahwa vonis bebas terhadap tiga nelayan WN Malaysia tersebut atas pertimbangan dan fakta persidangan, antara lain berdasarkan dari keterangan saksi ahli, terdakwa tidak melanggar daerah Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) sebagaimana dalam dakwaan tunggal yang dituduhkan.

    Atas putusan ini, PH ketiga terdakwa menyatakan menerima sedangkan JPU berencana ajukan Kasasi.

    "Atas keputusan tersebut kami menyatakan menerima," ungkap PH ketiga terdakwa, Windrayanto.

    Terpisah saat dikonfirmasikan JPU Agung Irawan SH, MH sangat menyayangkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis tersebut, dan mengaku akan melakukan upaya kasasi.

    “Dengan adanya keputusan ini, kami melakukan upaya Kasasi, kita lihat nanti kelanjutannya, teman teman media silahkan melakukan control social demi penegakan hukum di NKRI ini," tegas Agung Irawan SH, MH kepada sejumlah wartawan Rabu, (24/6) diruang kerjanya.

    Untuk diketahui ketiga warga Malaysia ini diamankan petugas saat sedang melakukan penangkapan ikan, Selasa (21/4/20) lalu di Perairan Desa Muntai, Kecamatan Bantan yang dilaporkan oleh masyarakat.

    Selain tersangka petugas juga mengamankan satu unit kapal dengan nomor lambung kapal JHF 2465 B, berbendera asing, beserta barang bukti, pukat harimau serta hasil tangkapan ikan berbagai jenis sekitar 150 kilogram, udang 5 kilogram dan sotong 5 kilogram. (rilis/Indra)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • JPU Tuntutan 3 Tahun, Ketua PN Bengkalis Vonis Bebas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved