www.riaukontras.com
| Anak Almarhum H Permata Resmi Melaporkan Dugaan Tindak Pidana Pembunuhan | | Dukungan Tokoh Masyarakat Rumbai Pesisir Untuk Calon Kapolri | | Brimob Kompi B Pelopor Disinfektan SPBU Bersama TNI Kodim 0104 Aceh Timur | | BEM STIE Dharma Putra Pekanbaru Galang Dana Untuk Bencana Alam | | Lurah Teluk Makmur, IMO Kota Dumai dan PKDP Kota Dumai Menyampaikan Dukungann Calon Kapolri | | 3 Pelaku Judi Online Dikuansing, Kembali di Bekuk Petugas
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 17 Januari 2021
 
Sekitar 7 Milyar Potensi Kerugian Negara,Berhasil Diselamatkan Bea Cukai Inhil
Editor: | Rabu, 15-07-2020 - 21:01:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Sekitar 7 Milyar Potensi Kerugian Negara,Berhasil Diselamatkan Bea Cukai Inhil
  •  

    INHIL, RIAUKontraS.com  - Sekitar Rp.7 Milyar Potensi Kerugian Negara Dari Cukai Berhasil Diselamatkan BC Tembilahan Dari Penindakan Rokok Ilegal Di Sungai Dendan.

    TEMBILAHAN – Potensi kerugian negara dari penerimaan cukai sebesar Rp 7.562.300.000 berhasil di selamatkan oleh Bea Cukai (BC) Tembilahan dari hasil penangkapan rokok ilegal di daerah Sungai Dendan Besar, Kecamatan Kateman, Inhil.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bea Cukai Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf dalam konferensi pers penindakan rokok ilegal di Kantor Bea Cukai Tembilahan, Rabu (15/7) siang.

    Ari menjelaskan, angka potensi kerugian negara tersebut berhasil di selamatkan setelah Petugas Bea Cukai Tembilahan dengan backup Kantor Wilayah DJBC Riau, Polres Inhil serta Kodim 0314/ Inhil, berhasil mengamankan sejumlah 1.609 karton 50 slop 10 bungkus 20 batang sehingga total berisi 16.090.000 (enam belas juta sembilan puluh ribu) batang rokok illegal merek Luffman di daerah Sungai Dendan, Kateman, Inhil, Sabtu (11/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

    “Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang diperoleh Bea Cukai Tembilahan. Tim Pengawasan melakukan pengolahan dan sharing informasi bersama komunitas instansi penegak hukum dan meningkatkan giat pengawasan,” ungkap Ari.

    Selanjutnya barang bukti serta 1 (satu) orang yang berada di lokasi diamankan ke Kantor Bea Cukai Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan.

    Menurut Ari, Bea Cukai Tembilahan konsisten menekan angka peredaran barang ilegal dengan melakukan sinergi dengan instansi, seperti TNI, Polisi dan Kejaksaan.

    Sinergi yang terbangun antara Bea Cukai dengan aparat penegak hukum tersebut terwujud melalui penindakan terhadap ribuan karton Barang Kena Cukai (BKC) ilegal berupa rokok tanpa dilekati pita cukai yang terjaring di daerah Sungai Dendan, Kateman, Inhil.

    “Penindakan ini juga merupakan pelaksanaan salah satu fungsi Bea Cukai untuk mengamankan penerimaan negara,” tutur Ari.

    Sebagaimana diketahui bahwa pada tahun anggaran 2019, ditambahkan Ari, realisasi penerimaan negara dari sektor cukai sebesar Rp. 172,33 triliun.

    “Jumlah penerimaan itu yang memberikan andil dalam peningkatan infrastruktur, fasilitas kesehatan, layanan pendidikan, maupun pembangunan di daerah melalui transfer ke daerah dan dana desa dalam APBN,” pungkas Ari.

    Foto : Kepala Bea Cukai Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf  memimpin konferensi pers di Kantor Bea Cukai Tembilahan, Rabu (15/7) siang.

    Sandi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Sekitar 7 Milyar Potensi Kerugian Negara,Berhasil Diselamatkan Bea Cukai Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved