www.riaukontras.com
| Paripurna Dinilai Cacat Hukum, Ranperda Revisi RPJMD Kota Pekanbaru Ditolak Gubernur | | Memperingati Hari Lahir Pancasila, MABERS Kembali Bagi Sembako Pada Guru Ngaji | | Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19 | | Brimob Pos Pam Covid-19 Aceh-Sumut Lakukan Pengecekan dan Bagi Masker | | Komperensi: Mari Kita Bergotong Royong Lawan Corona | | Team Pengabdian Mahasiswa Universitas Riau, melakukan Penyemprotan di Kawasan Rumah Warga
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 02 Juni 2020
 
Hj Zulaikhah Wardan Sambangi Balita Gizi Buruk
Editor: | Selasa, 18-02-2020 - 22:59:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Hj Zulaikhah Wardan Sambangi Balita Gizi Buruk
  •  

    INHIL, RIAUKontraS.com - Ketua TP PKK Hj Zulaikha Wardan yang didampingi Pengurus, Direktur Rumah Sakit 3M Plus, Dr Halomoan, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil dan Kepala UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan menyambangi rumah anak-anak penderita gizi buruk atau malnutrisi, Selasa (18/2/2020) sore.

    Dalam kunjungan tersebut juga memberikan sejumlah bantuan kepada orang tua anak penderita malnutrisi. Dan ini merupakan sumbangan-sumbangan organisasi profesi kesehatan, Dinsos, Dinkes,  Dinas Perkim, Ibu Camat Tembilahan, Ibu Lurah Tembilahan Hilir.

    Perlu diketahui bahwa ada tiga titik yaitu Parit 15, Gang Jelita, Jalan Kembang Gang Sederhana dan Gang Cahaya Lorong Sempurna Tembilahan.

    Hj Zulaikha selaku Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, mengatakan bahwa ketiga anak penderita malnutrisi ini hingga saat ini berada di bawah pengawasan UPT Puskesmas Gajah Mada, Tembilahan, dan telah memiliki perkembangan yang baik, namun masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

    "Alhamdulillah, hari ini kita telah mengunjungi anak-anak yang terdata oleh Dinas Kesehatan sebagai penderita kurang gizi yang mendekati stunting. Dan ini merupakan bentuk kepedulian Kita dapat melihat langsung serta memberikan bantuan asupan gizi," ucap Hj Zulaikha.

    Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Inhil dari hasil kunjungan ke rumah anak pertama penderita malnutrisi, didapati bahwa sang anak yang bernama Kayla belum bisa berjalan di usia yang semestinya telah pandai berjalan.

    "Ini karena fisiknya. Perlu bantuan dari rumah sakit, butuh fisioterapi karena mereka tidak ditanggung oleh BPJS. Semoga bisa didudukkan bersama pendanaannya seperti apa," tuturnya.

    Kemudian anak kedua yang bernama Natania, bahwa asupan gizi telah mencukupi, namun secara genetik perlu juga mengikuti fisioterapi sebagai bentuk penanganan lebih lanjut.

    "Sedangkan untuk anak terakhir bernama Azriwardana yang berdasarkan keterangan orang tuanya diketahui kerap kali mengalami sakit yang mengakibatkan asupan gizi tidak mencukupi karena nutrisi yang masuk tidak terserap secara penuh oleh tubuh. karena sering sakit, makanan yang dimakan tidak tersedot. Ini juga perlu pemeriksaan lebih lanjut mungkin oleh dokter anak, apa sih penyebab anak ini sering sakit sehingga pertumbuhannya terhambat," tutup Zulaikhah.

    Sandi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Hj Zulaikhah Wardan Sambangi Balita Gizi Buruk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved