www.riaukontras.com
| KB FKPPI PC 0403 Bengkalis Tetap Netralitas di Pilkada Kabupaten Bengkalis | | Mengajak Aparatur Desa, Menjaga Perdamaian Pilkada Serentak 2020 | | Presiden: Saya Bisa Bayangkan Betapa Berat Tangani Covid-19 | | Sekda Arfan Harapkan Perekonomian akan Terus Berkembang | | Pengabdian Babinsa di Desa Binaan | | HUT TNI, Rehab RTLH Fatimah Hampir Rampung
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 27 09 2020
 
Keluarga Dani Meminta Pihak Kepolisian Tetap Menindaklanjuti Dugaan Kasus Penganiyaan yang Dilakukan
Editor: | Jumat, 08-11-2019 - 16:22:21 WIB

TERKAIT:
 
  • Keluarga Dani Meminta Pihak Kepolisian Tetap Menindaklanjuti Dugaan Kasus Penganiyaan yang Dilakukan
  •  

    TEMBILAHAN, RIAUKontraS.com – H Lahama (65) meminta pihak Kepolisian Polres Indragiri Hilir untuk tetap menindaklanjuti dugaan penganiayaan yang dilakukan Iwin Cs. Penegakan hukum atas kasus yang dialami anaknya, Hamdani alias Dani (27) dinilainya menjadi pilihan yang terbaik.


    “Penegakan hukum saya nilai pilihan terbaik, Setidaknya mungkin akan mampu meredam amarah yang sempat timbul di keluarga saya,” Ujar H Lahama kepada wartawan di Tembilahan, jum’at (8/11)

    Menurut H Lahama, sudah aturan hukum menjadi penghulu tertinggi di Negri ini. Pelanggaran tentu ada konsekuensi dengan tegaknya aturan, diyakininya akan memberi pembelajaran dan menimbulkan efek jera kepada pelaku agar kedepannya tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.

    “Makanya kami sangat berharap agar pihak kepolisian tetap menindaklanjuti kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku, kami yakin dan percaya polisi bisa berlaku adil”.Akhiri H Lahama

    Dikomfirmasi Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Indra Lamhot Sihombing menjelaskan bahwa kasus Iwin Cs saat ini prosesnya sudah memasuki tahap penyidikan.

    Sejauh ini, Polres Inhil menurut Indra sudah melakukan penahanan terhadap lima orang pelaku.

    “Prosesnya sudah memasuki tahap penyidikan. Kasusnya sendiri masih kita lakukan pengembangan,untuk sementara pelakunya lima orang.

    "Apakah nanti akan ada lagi penambahan, akan kita komfirmasikan kembali, “ Ujar AKP Indra menjawab komfirmasi melalui sambungan selular, jum’at.

    dilanjutkan AKP Indra, "saat ini pelaku diduga melakukan pengeroyokan dengan pelanggaran ketentuan pada pasal 170 juncto pasal 355 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)".

    Untuk sekedar mengingatkan, kasus yang dialami Dani, warga jalan sabilal muhtadin Gg Sabilal II RT 05 RW 09 Kelurahan Tembilahan Hulu terjadi pada ahad (3/11) yang lalu.

    Berdasarkan keterangan pihak kepolisian sebelumnya, dalam laporannya Dani mengalami pengeroyokan oleh kelompok Iwin CS yang saat itu diduga dilakukan bersama lebih kurang 10 orang anggotanya di TKP jalan Kembang Kecamatan Tembilahan Kota.

    Dalam peristiwa tersebut, Dani mengaku rambutnya sempat dijambak dan dipotong dengan sebilah gunting oleh pelaku dan kemudian dipukuli dengan cara dikeroyok dan bahkan dirinya sempat dimasukkan kedalam kendaraan roda empat dan akan dibawa ke Rumbai jaya Kecamatan Kempas.

    Untung saja saat itu saksi, Obet berhasil membujuk untuk membatalkan agar korban tidak dibawa ke Rumbai dan meminta persoalan itu diselesaikan saat itu juga, dan tidak berselang lama sejumlah petugas kepolisian Polres Inhil tiba di TKP dan menjemput korban.

    Kasus ini sendiri diduga berlatar belakang konflik kepentingan antara pengelola parkir dan rekanan pelaksana proyek paket peningkatan jalan Batang Tuaka, H Sadri dan H Abdul manaf Tembilahan.

    Sengketa yang diduga terkait kasus yang sama juga sudah terjadi beberapa kali sebelumnya.

    Berdasarkan data perselisihan pertama terjadi saat dilakukan pekerjaan scraft diruas jalan batang tuaka pada tanggal 10 september 2019 yang lalu dalam peristiwa pertamakali itu, seluruh roda kendaraan alat berat kontraktor digembosi.

    Selanjutnya penghentian pekerjaan secara paksa kembali berulang pada tanggal 21 dan 22 september 2019.

    Sandi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Keluarga Dani Meminta Pihak Kepolisian Tetap Menindaklanjuti Dugaan Kasus Penganiyaan yang Dilakukan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved