www.riaukontras.com
| Berikut Johansyah Menyikapi Rencana LSM Membawa Kasus Videotron Bengkalis ke Ranah Hukum | | Putri Asal Minang Kembangkan Usaha Catering di Jogja | | Kasus Videotron di Bengkalis Akan Dibawa ke Ranah Hukum | | Surat Keuchik Buket Seuleumak Untuk Bupati Bagaikan Tulisan Murid SD | | Diduga Nikahi Wanita Bersuami Dengan KTP Ganda Keuchik Alue Tuwi di Pecat dan Terancam Pidana | | Diduga Cabuli Anak Tetangga Umur 5 Tahun, Seorang Mahasiswa di Tangkap Polisi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 31 Mei 2020
 
Bupati Komitmen Pertahankan Predikat Kabupaten Inhil Sebagai Lumbung Padi Riau
Editor: | Sabtu, 23-02-2019 - 21:18:49 WIB

TERKAIT:
 
  • Bupati Komitmen Pertahankan Predikat Kabupaten Inhil Sebagai Lumbung Padi Riau
  •  

    INHIL, RIAUKontraS.com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan berkomitmen untuk mempertahankan Kabupaten Inhil sebagai lumbung padi di Provinsi Riau.

    Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat mengikuti panen padi perdana bersama Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti serta unsur forkopimda Kabupaten Inhil lainnya, Sabtu (22/2/2019) pagi di lokasi persawahan Kelompok Tani UPJA Pralogo, RT 04 RW 06, Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas.

    Berdasarkan data, Kabupaten Inhil saat ini masih tercatat sebagai penyuplai beras terbesar untuk Provinsi Riau dengan luas lahan tanam padi mencapai 25.169 Hektare, dan 5.275 Hektare diantaranya berada di Kecamatan Kempas.

    "Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan terus berupaya mempertahankan predikat Kabupaten Inhil sebagai lumbung padi di Provinsi Riau. Predikat tersebut mesti tetap dimiliki Kabupaten Inhil," pungkas Bupati dengan nada optimis.

    Bupati menilai, jika dilihat dari kondisi lahan, di Kabupaten Inhil masih memungkinkan untuk dilakukannya perluasan lokasi lahan tanam padi yang baru dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas padi oleh masyarakat petani lokal.

    "Meskipun sempat terjadi alih fungsi lahan di beberapa Kecamatan. Namun, kedepannya diharapkan fenomena alih fungsi lahan tersebut tidak terjadi lagi," kata Bupati seraya mengimbau masyarakat pemilik lahan.

    Selanjutnya, guna menunjang serta mendukung terwujudnya Kabupaten inhil tetap sebagai penyuplai beras terbesar se-Provinsi Riau, Bupati mengharapkan, dukungan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Riau melalui dana APBN maupun APBD Provinsi Riau berupa bantuan sarana produksi pertanian.

    "Ditahun 2018, Kabupaten Inhil banyak menerima bantuan alat pasca panen senilai Rp 3,6 milyar, diantaranya berupa Vertical Dryer kapasitas 10 ton, Dryer UV alat pengering ultraviolet, Combine Harvester dan masih banyak alat-alat pasca panen lainnya yang telah didistribusikan ke beberapa Kecamatan di Kabupaten Inhil," ungkap Bupati.

    Sementara itu, menanggapi banyaknya jumlah bantuan yang telah dialokasikan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Inhil, Kuswari menyatakan hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Pusat dalam mewujudkan Nawacita.

    "Program Nawacita bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, termasuk masyarakat petani Kabupaten Inhil. Alokasi bantuan kepada Kabupaten Inhil telah dan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang mempertimbangkan kondisi lahan di sini," tukas Kuswari.

    Turut hadir pula dalam kegiatan panen padi tersebut, Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Riau, anggota DPRD Kabupaten Inhil dan Camat Kempas.

    Selain melakukan panen padi perdana bersama, Bupati dan para hadirin di sana juga meresmikan penggunaan bangunan serta pemakaian mesin dryer pengering padi untuk kelompok tani di Kelurahan Kempas Jaya dan sekitarnya. (Adv/Diskominfo)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Komitmen Pertahankan Predikat Kabupaten Inhil Sebagai Lumbung Padi Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved