www.riaukontras.com
| ASRI Turun Ke Jalan, Pantau Persiapan STQ Prov Kepri 2019 | | Kodim 0107 Aceh Selatan Laksanakan Kegiatan Penyuluhan P4GN dan Cek Uriene | | Janji Ayam KUB Bagi Janda dan Anak Yatim di Abdya | | Pasca Kaburnya Tahanan, Persidangan Tetap Berjalan dengan Pengawalan Ketat | | Manggala Agni Berjibaku Padamkan Api | | Kasi Intel Kejaksaan: Tahanan yang Kabur Bukan Tahanan Kejaksaan Melainkan Tahanan Hakim
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 20 Maret 2019
 
Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
Editor: | Jumat, 15-02-2019 - 16:14:26 WIB

TERKAIT:
 
  • Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  •  

    INHIL RIAUKontraS.com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengemukakan komitmennya untuk terus mencarikan solusi atas problema harga kelapa masyarakat yang disampaikannya saat menjadi pembicara pada forum rapat pemantapan Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa atau KOPEK, Jum'at (15/2/2019) di Karangasem, Bali.

    "Saat ini, kami serius dan fokus mencari solusi fluktuasi harga kelapa. Berbagai langkah telah kita tempuh sejak tahun 2014 silam," pungkasnya dihadapan para peserta rapat.

    Peserta rapat pemantapan itu sendiri merupakan para Kepala Daerah penghasil kelapa se-Indonesia yang tergabung sebagai anggota Kopek, seperti Bupati Karang Asem, Bupati Gorontalo, Bupati Agam, Bupati Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjung Jabung Timur, Bupati Maluku Tenggara Barat, Bupati Penajam Paser Utara, Bupati Kepulauan Sula, Bupati Tanimbar, Bupati Buol dan Bupati Selayar.

    Bupati Inhil menuturkan, sejumlah terobosan program untuk mengatasi persoalan harga kelapa telah disusun dan tengah memasuki tahapan pelaksanaan, salah satunya adalah Program Pengolahan Produk Turunan Kelapa  yang diintegrasikan dengan penerapan Sistem Resi Gudang.

    "Melalui 2 program ini, sektor perkebunan kelapa, khususnya di Kabupaten Inhil menjadi lebih prospektif. Potensi peningkatan harga kelapa di level petani menjadi lebih besar karena pengolahan kelapa menjadi barang jadi atau setengah jadi berada di tangan masyarakat," papar Bupati.

    Tidak terhenti pada hilir sektor dan persoalan harga saja, Bupati mengungkapkan langkah terobosan di sektor perkebunan kelapa juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Inhil pada hulu sektor yang meliputi program penyelamatan kebun kelapa rakyat.

    "Orientasinya adalah produktifitas, yang mana Pemkab Inhil memberikan perhatian khusus pada lahan perkebunan kelapa masyarakat yang rusak akibat banjir ataupu hama yang menyerang," jelas Bupati selaku Kepala Daerah Kabupaten yang berjuluk 'hamparan kelapa terluas dunia' itu.

    Hadir mendampingi Bupati Inhil dalam forum rapat pemantapan tersebut, Staf Ahli Bupati Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, Kepala Dinas Perkebunan, H Eddiwan Shasby, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), H Helmi D, Kepala Bagian Perekonomian & SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Wanhar serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Nurahman. (Adv/Diskominfo)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved