www.riaukontras.com
| Bawa Celurit buat Tawuran, 3 Remaja di Bekasi Ditangkap Polisi | | DPD dan PK KNPI Dumai Akan Gelar Acara Bukber dan Berbagi Takjil | | Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa | | Ribuan Unit realme C2 Seharga Rp 1.199.000 Terjual Habis Hanya dalam Hitungan Menit | | Gubernur Minta,Saat Mudik Masyarakat Harus Nyaman | | Bangkit Bersatu Menuju Kejayaan di Pentas Global
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 26 Mei 2019
 
Kejari Inhu Diminta Lidik Peningkatan Pembangunan Puskesmas Kulim Jaya 
Editor: | Senin, 09-07-2018 - 22:01:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Kejari Inhu Diminta Lidik Peningkatan Pembangunan Puskesmas Kulim Jaya 
  •  

    RENGAT,  RIAUKontraS.com - Peningkatan pembangunan Puskesmas Kulim Jaya kecamatan Lubuk Batu Jaya  di anggarkan dua tahun berturut - turut, kuat dugaan pihak kontraktor atau oknum Pemkab Inhu melalui Satker Dinas Kesehatan(Dinkes) terindikasi melakukan korupsi anggaran APBD 2017 - 2018. Di minta Kejaksaan Negeri Rengat, Indragiri Hulu melakukan lidik kelapangan.

    Dalam hal ini, tahun 2017 Pemkab Indragiri Hulu melalui satuan kerja Dinas kesehatan mengucurkan dana sebesar 2,8 miliar yang bersumber dari APBD untuk peningkatan pembangunan Puskesmas Kulim Jaya yang di menangkan oleh PT Cahaya Danau Raja melalui sistem lelang di kerjakan oleh Willi.

    Selanjutnya, ditahun 2018 Pemkab Inhu kucurkan dana lagi sebesar 195 juta Untuk lanjutan pekerjaan pemasangan keramik lantai 2,pemasangan keramik kamar mandi, grenase, pembuatan sopsiteck, di puskesmas Kulim Jaya kecamatan Lubuk Batu Jaya dengan nomor kontrak: 29/SPK/PL-PK/Drenase-Inhu/PPSPP/APBD/V/2018.di kerjakan oleh Cv Sugih Waras Jaya.

    Willi, pelaksana kerja peningkatan pembangunan Puskesmas Kulim Jaya sekaligus pemilik PT Cahaya Danau Raja tersebut menjelaskan saat dikonfirmasi melalui handphone selulernya, "ya. Pelaksana kerja peningkatan pembangunan tersebut saya yang ngerjakan dengan anggaran 2,8 miliar tahun 2017 dana itu tidak cukup karna ada beberapa aitem tambahan seperti penimbunan tanah pondasi dan untuk pancang.ucapnya

    Tak sampai disitu saja, Willi juga menerangkan untuk mencapai penimbunan tanah dan pemasangan pancang, kami harus mengurangi konstruksi seperti pemasangan keramik, grenase, sopsiteck, dan pemasangan keramik kamar mandi. anggaran untuk bahan yang dikurangi tadi  kami larikan ke penimbunan  tanah pondasi tersebut,"itu sudah kesepakatan pihak Dinkes, kontraktor, dan konsultan pengawas. Terangnya

    Hal ini, Pemkab Indragiri Hulu melalui Dinkes dinilai melakukan pemborosan dan patut dicurigai dalam menganggarkan suatu pekerjaan dibidang fisik yaitu peningkatan pembangunan Puskesmas Kulim Jaya.

    Sugeng, Anggota DPRD Indragiri Hulu komisi IV yang membidangi Dinas kesehatan mengatakan, "dana 2,8 miliar tahun 2017 peningkatan pembangunan tidak cukup karna ada tambahan penimbunan tanah pondasi supaya tidak terkena banjir,terkait anggaran 2018 memang ada dianggarkan. tukasnya

    Seyogyanya, Anggota DPRD inhu komisi IV harus teliti dalam pembahasan anggaran 2018 tersebut, dan diminta Kejaksaan Negeri Rengat melalui kasi Intel Jaksa secepat mungkin melakukan lidik kelapangan,dugaan kuat pekerjaan tersebut ada unsur - unsur korupsinya. (hamdan)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kejari Inhu Diminta Lidik Peningkatan Pembangunan Puskesmas Kulim Jaya 
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved