www.riaukontras.com
| BUMN Watch Minta Rini Soemarno Dicopot Dari Jabatannya | | TNI Minta Pelajar Hormati Guru dan Jauhi Narkoba | | Kasdam IM Tatap Muka Dengan KB FKPPI dan Hipakad | | Murid SD 22 Banda Aceh Borong 6 Medali Emas di Kolam Renang | | Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital Diterapkan OPD Terkait | | Wali Kota Harapkan Hubungan Aceh Dengan Turki Semakin Kokoh
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 22 08 2019
 
Dana Sebesar Rp 2,9 Miliar
Proyek Peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Inhu Diduga Ada Kokalingkong, Akan di Laporkan ke Polda Riau
Editor: | Selasa, 03-07-2018 - 01:35:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Proyek Peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Inhu Diduga Ada Kokalingkong, Akan di Laporkan ke Polda Riau
  •  

    RENGAT, RIAUKontraS.com - Proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebesar Rp. 2,9 Miliar bersumber dari APBD Inhu tahun 2017 lalu melalui Satuan Kerja (Satker) Dinas Kesehatan Pemkab Inhu diduga tidak cukup, itu terlihat dari nomor kontrak baru tahun 2018: 29/SPK/PL-PK/Drenase-Inhu/PPSPP/APBD/V/2018.

    Sebelumnya, Pemkab Inhu telah menganggarkan 2,9 Miliar untuk peningkatan Puskesmas Kulim Jaya yang bersumber dari APBD tahun 2017 proses lelang yang di menangkan  PT Cahaya Danau Raja, beralamat di Jalan Aski Aris Gang Nusa no 01 Sekip Hulu Rengat selaku pemegang kontrak kerja dengan masa kerja 180 hari kerja(HK) selesai.

    Fakta dilapangan saat awak media Riaukontras meninjau langsung kelapangan anggaran sebesar itu tidak cukup, sehingga Pemkab Inhu melalui Satker Dinas Kesehatan menganggarkan kembali di tahun 2018 ini sebesar Rp,195 juta untuk pekerjaan pemasangan keramik lantai 2, keramik kamar mandi, pembuatan septictank dan Drenase puskesmas tersebut dengan kontrak pelaksana, Cv Sugih Waras Jaya.

    Junedi Iskandar, pelaksana kerja saat dikonfirmasi di lapangan Kamis 28 juni 2018 mengatakan "Ya, proyek ini adalah punya saya, Saya yang mengerjakannya atas nama PT Cahaya Danau Raja APBD 2017 lalu," katanya

    Sisi lain, Junaedi menjelaskan bahwa proyek peningkatkan Puskesmas Kulim Jaya  APBD yang dikerjakan oleh PT Cahaya Danau Raja selaku pemegang kontrak sudah di Provisional Hand Over (PHO) 95 % retensi 5 % di bulan Desember 2017 lalu.sebutnya

    "Pekerjaan yang dikerjakan saat ini adalah untuk menyempurnakan mana-mana yang kurang sempurna" ya, Seperti pengecatan dan pemasangan lantai keramik lantai 2 maupun kamar mandi, Yang jelas proyek ini tidak ada masalah. Saya bertanggungjawab sepenuhnya terhadap proyek ini ucap Junedi.

    Akan tetapi, pekerjaan yang masih berlangsung tersebut sudah diambil alih dengan memunculkan kontrak baru penunjukan langsung (PL) APBD Inhu TA 2018 Satker Dinkes Kab. Inhu kepada CV Sugih Waras Jaya dengan nomor kontrak : 29/SPK/PL-PK/Dinkes-Inhu/PPSPP/APBD/V/2018 masa pelaksanaan selama 60 HK.

    Ella Fitriani, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Inhu, pada masa itu (2017-red) lalu menjabat sebagai Kabid Sumber Daya Kesehatan sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya dikonfirmasi, Jumat (29/06) mengatakan bahwa proyek peningkatkan Puskesmas Kulim Jaya sudah selesai dikerjakan oleh pelaksana sesuai dengan kontrak yang ada.

    "Saya sudah tidak ingat lagi masalah kegiatan proyek tersebut. Tanya aja sama humas biar lebih jelas,sebut mantan PPK ini " saat dikonfirmasi.

    Tidak sampai disitu aja, awak media Riaukontras mengkonfirmasi Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinkes Inhu, Desria Ianty Tiop yang juga sebagai Pejabat Pengawas Teknis Kegiatan (PPTK) pada proyek tersebut  juga mengatakan hal yang sama dengan mantan PPK nya, bahwa proyek tersebut sudah selesai dikerjakan oleh pihak rekanan sesuai dengan kontrak tahun 2017 lalu.

    Dalam hal ini, dari hasil tanggapan yang di ambil dari PPTK, PPK dinilai pikun terkait proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya padahal itu adalah gawe mereka.dugaan kuat anggaran tersebut ada berbau korupsi.

    Ketua DPD LSM-Gerak Indonesia Emos Gea ketika dimintai tanggapannya mengatakan, kalau proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu tahun angaran 2017 dengan Nilai 2,9 Miliar sudah termasuk pekerjaan pemasangan keramik lantai 2, keramik kamar mandi dan pembuatan septictank serta Drenase puskesmas didalam kontrak, maka kembali di anggarkan pada anggaran 2018 itu sudah menyalahi aturan yang ada. Menjadi pertanyaan angaran 2017 kemana perginya?

    "Kita akan segera kumpulkan bukti-bukti lapangan, apabila sudah terjadi penyimpangan maka kita akan segera buat laporannya kepada penegak hukum yang ada di Provinsi Riau" Tegas Emos 

    Hamdan


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Proyek Peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Inhu Diduga Ada Kokalingkong, Akan di Laporkan ke Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved