www.riaukontras.com
| Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi di Techno Park Kab. Pelalawan Provinsi Riau | | DPRD Syafrizal.SE: Kalau Tidak Paham Aturan yang Mendidik, Bisa Koordinasi ke Dinas Pendidikan | | Ungkap Kasus Pencurian di PT China, Kapolsek dan 8 Personil Polsek Meral Dapat Piagam Penghargaan | | Panglima TNI Tegaskan Netralitas TNI Pada Pelaksanaan Pemilu 2019 | | Kodim 0703/Cilacap dan Jajaran Menandatangani Pakta Integritas Menuju WBK dan WBBM | | Kisah Pilu Kembali Melanda Andini, Muhammadiyah Riau Siap Membantu Sepenuh Hati
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 19 Januari 2019
 
Kabupaten Siak Intip Peluang Industri Syariah
Editor: Emos Gea | Rabu, 18-07-2018 - 20:54:52 WIB

TERKAIT:
 
  • Kabupaten Siak Intip Peluang Industri Syariah
  •  

    SIAK, RIAUKontraS.com - Kebangkitan perekonomian masyarakat didaerah lewat tumbuhnya industri syariah, menjadi mimpi besar Bupati Siak H Syamsuar kedepan. Syamsuar membaca peluang tersebut berkaca dari keberhasilan negara-negara tetangga menjadi produsen beragam komoditi dan produk dalam industri syariah. Sayangnya kata orang nomor satu Negeri Istana tersebut, pangsa pasar terbesar industri syariah justru berasal dari konsumen didalam negeri.

    Hal tersebut terungkap dalam pertemuan segitiga Pemkab Siak-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)-Tim Inovatif Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON), dengan agenda penentuan prioritas bidang kreatif Kabupaten Siak tahap ke II, yang berlangsung di Ruang Rapat Zamrud Komplek Abdi Praja Siak Sri Indrapura, Rabu malam (17/7/18).

    Hadir dalam kesempatan tersebut Wabup Alfedri, Kadispar Fauzi Asni, Kadiskop dan UMKm Wan Fajri Aulia, perwakilan Bekraf, dan 12 orang tenaga profesional dari berbagai bidang industri kreatif yang tergabung dalam tim IKKON mitra Bekraf.

    "Salah satu media cetak besar nasional menyebut peluang perekonomian kedepan adalah industri syariah yang masih dirajai negara tetangga, pasar terbesarnya dalam negeri" kata Syam.

    Syam menyebut industri syariah di Thailand maju pesat karena sudah menerapkan lisensi dan laboratorium halal di sektor pariwisata.

    "Semoga bumi melayu ini kedepan juga kelak punya lisensi dan laboratorium halal, agar industri syariah bisa bangkit dimulai dari Kabupaten Siak Provinsi Riau" harapnya.

    Lanjutnya, peluang industri syariah kini mulai dikenal luas. Tak hanya makanan, konsep syariah juga mulai diimplementasikan ke industri perbankan, properti, fesyen hingga gaya hidup.