www.riaukontras.com
| Sekda Arfan Harapkan Perekonomian akan Terus Berkembang | | Pengabdian Babinsa di Desa Binaan | | HUT TNI, Rehab RTLH Fatimah Hampir Rampung | | Presiden Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Sepanjang 131,5 Km | | Pasca Penandatanganan Kuasa, Tim Segera Laporkan Mely | | DPRD Kepri Melaksanakan Paripurna HUT Ke -18 provinsi Kepri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 26 09 2020
 
Hadiri Peringatan Hari Kontrasepsi se Dunia Bupati Alfedri, Berencana itu Keren
Editor: | Jumat, 11-09-2020 - 18:25:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Hadiri Peringatan Hari Kontrasepsi se Dunia Bupati Alfedri, Berencana itu Keren
  •  

    Siak, riaukontras.com - Apa kabar ibu semoga sehat ya. Sapa Bupati Alfedri kepada ibu-ibu peserta aseptor di puskesmas Sabak Auh, Kamis (10/9/2820).

    Saat itu Alfedri bersama Kepala BKKBN Riau Mahdalena melihat bakti sosial pelayanan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) usai acara Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

    Suami Rasidah yang saat itu mengenakan batik Siak mengajak ibu-ibu untuk ikut program pemerintah yaitu cukup dua anak saja, dengan tagline "Berencana itu Keren".

    "Jangan banyak anak ya buk, cukup dua anak saja ikut program pemerintah. Semoga anaknya kelak bisa jadi bupati" ucap Alfedri kepada salah seorang akseptor asal kampung Bandar Sungai.

    Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau Mahdalena mengatakan, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan kontrasepsi dan mengupayakan generasi muda untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual. Kampanye Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day (WCD) pertama diluncurkan di seluruh dunia pada 26 September 2007.

    "Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tidak boleh dijadikan perayaan seremonial saja, tetapi juga harus kita manfaatkan momen ini untuk terus menggalakan kembali Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Penyediaan layanan kontrasepsi dan integrasi konsep pelayanan yang berbasis komunitas, telah berhasil menurunkan angka kelahiran, angka kematian ibu dan berkontribusi pada peningkatan partisipasi perempuan di bidang ekonomi,"ungkapnya.

    Terangnya, saat ini BKKBN lebih mengedepankan program keluarga, sesuai cita-cita presiden indonesia. Indonesia maju tentu akan di lahirkan oleh masyarakat yang sejahtera, masyarakat yang berkawalitas. Tentu di bentuk dari keluarga yang berkualitas.

    "Keluarga yang berkualitas ini tentu di bentuk dari remaja-remaja yang akan melangsungkan pernikahannya, dan remaja ini kita jamin siap berumah tangga tentu remaja yang berkwalitas juga,"terangnya.

    Kegiatan itu bertema bantuan sosial, target pelayan KB metode kontrasepsi jangka panjang, dalam rangka memperingati hari Kontrasepsi Sedunia. Namun di sayangkan target yang di tetapkan untuk Riau baru mencapai 58 persen,  sementara untuk Siak angka partisipasi masyarakat hanya 28 persen artinya jauh dari target yang di tetapkan BKKBN wilayah Riau.

    Hadir pada acara itu kepala BKKBN wilayah Riau, Camat Sabak Auh, Ketua Darma Wanita Persatuan kabupaten Siak (DWP), Kepala Dinas NP3KB kabupaten Siak, Kepala Puskesmas Sabak Auh, tokoh masyarakat, kepala postu serta ratusan kader posyandu se-kecamatan Sabak Auh.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Hadiri Peringatan Hari Kontrasepsi se Dunia Bupati Alfedri, Berencana itu Keren
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved