www.riaukontras.com
| Peringati Hari Kesaktian Pancasila Di Instruksikan Secara Virtual | | Pj Bupati Bengkalis Kunjungi KPU Bengkalis | | Dinilai SKPP Cacat Hukum, Kapolres Nias Selatan di Prapradilan ke PN Gunungsitoli | | Peduli Petani Sawit dan Singkong, Samda Kampanye Dialogis Di Desa Pinggir | | Pj. Bupati Bengkalis Pimpin Rapat Satgas Penanganan Covid-19 | | Di Pangkuan Kapolres laki 10 Tahun itu Tertawa Lepas
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 30 09 2020
 
Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan
Editor: | Minggu, 09-08-2020 - 20:00:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan
  •  

    SIAK, riaukontras.com -COVID-19 yang telah menyebar di berbagai belahan dunia harus disikapi dengan cepat dan efektif, disampaikan Ahad 09/08/2020.

    Terkait itu, sehubungan dengan urusan pangan, sejak awal kemunculan pandemi Covid-19, pemerintah telah menyiapkan serangkaian program penanganan dengan cepat baik dari sisi distribusi maupun ketersediaannya.

    Penjabat Sekda Siak Jamaluddin saat mengikuti Vidcon bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI dengan tema perkuat cadangan pangan dan gizi yang diikuti sejumlah Sekda kabupaten/kota wilayah Barat Indonesia menyampaikan, Pemerintah daerah diminta menyiapkan cadangan beras yang di sesuaikan dengan jumlah penduduknya.

    Pada kesempatan itu Kepala Badan Ketahanan Pangan juga menyampaikan setiap kepala daerah gubernur, bupati dan wali kota wajib mengalokasikan di APBDnya untuk cadangan pangan. Termasuk amanah undang-undang nomor 18 tahun 2012, tentang pangan, setiap daerah menjamin ketersediaan pangan di wilayahnya.

    “Kita kemarin sudah mengajukan peraturan Daerahnya, sebagai payung hukum, untuk menyiapkan stok atau cadangan beras pemerinath daerah dalam rangka menghadapi wabah Covid 19 saat ini”kata Jamal di Live Room Kantor Bupati Siak Lantai II, belum lama ini.

    Intinya harus sisiapkan beras cadangan pemerintah daerah. Kemudian pemerintah melalui dinas terkait harus mendorong masyarakat, bercocok tanam, karena pendemi Covid 19 ini belum di ketahui sampaikapan berakhir.

    “Menurut ahli epidemiologi belum tahu wabah corona ini kapan akan berakhir, oleh karenanya kita harus menyiapkan beras cadangan pemerintah daerah. Untuk saat ini stok beras kita sampai bulan september”, terangnya.

    Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi arahannya mengatakan, tidak mudah Gubernur dan Bupati meminta Cadangan beras ke pemerintah pusat, merek harus mengeluarkan surat darurat. Ini tidak dinginkan sebenarnya.

    “Karena itu kuatkanlah cadangan pangan pemerintah kabupaten kota dan provinsi. Selain itu kami ingin menyampaikan Kementerian saat ini tengah mengusulkan kepada presiden cadangan pangan masyarakat Desa, kerjasama dengan Kementrian Desa dengan mengajukan anggaran tambahan”, terangnya.

    Dirinya juga menyampaikan inti dari pertemuan itu, setiap daerah bisa meningkatkan cadangan pangan. Indikator ketangan pangan, salah satunya tersedianya cadangan pangan oleh pemerintah pusat, pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/kota.

    “Saya ingin mengingatkan, saat ini waktu yang tepat untuk meningkatkan cadangan pangan kita, panen dimana-mana, surflus dimana-mana. Sehingga saat kita dilanda pendemi seperti sekarang, kita memiliki cadangan pangan dan anak-anak tidak kekurangan gizi”, tutupnya.***

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved