www.riaukontras.com
| Khairul Akmal Langsa Fishing Competition | | Afrizal Sintong Bila Terpilih Jadi Bupati,Guru MDA,TK,Paud Akan Dikasi Honor dan Buka Lapangan Kerja | | Bara JP Riau Apresiasi Penuh Erick Thohir “Bersihkan " BUMN” | | Dinas Pariwisata Gelar Fishing Competition 2020 Renggali | | 145 PPDP di Kandis Siak Jalani Rapid Test Covid-19 | | Dusun Suka Jaya Dayun Jadi Kampung Tangguh Penanganan Covid-19
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 12 Juli 2020
 
Polda Riau Lounching Program Jaga Kampung, Ketahanan Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19
Editor: | Sabtu, 27-06-2020 - 10:16:47 WIB

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Lounching Program Jaga Kampung, Ketahanan Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19
  •  

    SIAK RIAUKontraS.com - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi SIK SH MSI melounching program Jaga Kampung yang ditaja di Siak pada Jum,at, (26/6/2020)

    Sebagaimana kita ketahui bersama, birus covid-19 tidak hanya membawa dampak kesehatan, namun juga telah merugikan masyarakat disektor perekonomian dan permasalahan sosial lainnya. Salah asatu dampak dibidang perekonomian adalah menurunnya produktifitas pangan yang mempengaruhi kondisi masyarakat secara umum ditingkat Desa/Kelurahan yang ada di Provinsi Riau.

    Mensikapi hal seperti itu diperlukan upaya secara menyeluruh dan berkelanjutan, yakni dengan memberdayakan kemampuan/potensi masyarakat. Pemberdayaan potensi masyarakat perlu dilakukan dengan melibatkan peran serta dari perangkat pemerintah ditingkat Desa/Kelurahan, yang dikenal dengan istilah 3 (Tiga) Pilar yaitu Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Baninsa. Ketiga pejabat ditingkat Desa/Kalurahan tersebut dapat dijadikan sebagai ujung tombak untuk mengembangkan atau mewujudkan kesiapan Desa /Kelurahan menjaga stabilitas ketahanan pangan dan aspek kehidupan sosial lainnya. Disamping itu, upaya ini secara bertahap akan dapat pula diarahkan untuk mengatasi permasalahan sosial lainnya.
    Atas dasar terdebut Polda Riau membuat sebuah program dengan nama  “JAGA KAMPUNG” Polda Riau. Program tersebut melibatkan masyarakat setempat, terutama melalui peran Lembaga Adat Melayu (LAM) yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan di Provinsi Riau.

     ‘‘JAGA KAMPUNG’’ adalah kegiatan melindungi suatu wilayah, orang atau barang dari gangguan ketahanan fisik kesehatan, pangan dengan memberdayakan, memelihara dan memanfaatkan Sumber Daya Manusia dan Dumber Daya Alam yang ada dikampung tersebut meliputi Sosialisasi kelembagaan sampai ke pucuk pucuk pimpinan adat dikampung kampung, membangun sinergitas dengan lembaga lembaga, instansi terkait, membuat model ‘‘JAGA KAMPUNG’’ melalui pilot pilot project. Melestarikan pendidikan muatan lokal budaya Melayu Riau dilingkungan sekolah keluarga dan masyarakat serta penguatan hukum dan peradilan adat.

    Pada lounching yang dihadiri Sekda Prov Riau Drs H Yan Prana, Kasiren Korem 031/WB Kolonel Tri Handoko, Ketua MKA LAM Riau DR H Al Azhar, Bupati Siak bersama Forkopimda Siak serta tokoh masyarakat Siak, Jumat 26 Juni 2020, ditandai dengan penekanan tombol selubung logo Jaga Kampung. Jaga Kampung memiliki makna yang salahsatu tujuannya untuk menguatkan ketahanan pangan masyarakat, yang saat ini sedang dilanda Pandemi Covid-19.

    Adapun daerah yang menjadi pilot project program Jaga Kampung yang digagas Polda Riau ini adalah Kampung Sengkemang, Dusun Lingkar Padi Kecamatan Koto Gasip Kabupaten Siak. Selain di sana, program serupa juga akan dijalankan diseluruh wilayah Riau.

    Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi disela-sela peninjauannya ke Kampung Sengkemang, Jumat 26 Juni 2020 sore mengungkapkan, program Jaga kampung adalah gerakan internalisasi dari nilai luhur, sembari mengoptimalkan upaya untuk membangun berbagai ketahanan, termasuk pangan.

    "Tujuan pencanangan jaga kampung ini yaitu agar kuat kampungnya, sehat masyarakatnya dan cukup pangannya. Dengan tiga hal tersebut kampung terjaga, baik dari Covid-19, narkoba, radikalisme dan lain sebagainya. Ini gerakan dari kita semua," yakin jenderal bintang dua tersebut.

    Kesuksesan program Jaga Kampung tersebut, yakin Irjen Agung, tidak lepas dari dukungan berbagai jajaran, termasuk masyarakatnya, di mana fokus utamanya adalah pemenuhan kebutuhan. Sebab itu, gerakan ketahanan pangan menjadi pilihan dalam program tersebut.

    "Jaga kampung merupakan gerakan yang datang dari kita semua, agar ke depan menjadi kampung yang kuat, dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan memberdayakan lahan," lanjut Kapolda Riau.

    Diyakinkan Irjen Agung, Polda Riau juga akan mencanangkan gerakan Jaga Kampung untuk seluruh Provinsi Riau. "Secara serentak dicanangkan di seluruh Riau. Jadi dimulai dari setiap Polres satu kampung sebagai pilot project, kemudian setiap Polsek," harapnya.

    Sementara di Kampung Sengkemang, ada sekitar 500 hektar lahan yang kini diberdayakan sebagai sumber ketahanan pangan warganya. Lahan itu ditanami mulai dari jagung hingga holtikultura lainnya.

    "Di kampung Sengkemang ini kita berdayakan lahan yang sudah ada, dan ini menjadi ketahanan pangan masyarakat. Ada kelompok tani yang dilibatkan dan merwka dibina oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan penghulu," ungkap dia setelah melakukan penanaman bersama.

    Selain menjadi pilot project program Jaga Kampung, Desa Sengkemang ini juga salah satu kampung yang telah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Siak. Bahkan disetiap rumah, disediakan air cuci tangan dan sabunnya. Warga setempat juga dengan sadar menggunakan masker saat ke luar.

    "Sengkemang ini menjadi kampung teladan dan juara sekecamatan Koto Gasip dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19," puji Kapolda Riau.

    Terpisah Ketua Umum MKA LAM Riau Datuk Sri Al Azhar Mengapresiasi Kapolda Riau atas gerakan jaga Kampung yang digagaskan oleh LAM Riau yg diadopsi menjadi projek pencanangan gerakan jaga kampung yang dilouncing hari ini.

    “Kapolda sudah langsung berbuat, ini luar biasa. Kita ketahui bersama Kapolda Riau juga telah mendapatkan penghargaan dari Presiden RI karena dapat mengatasi dan mencegah terjadinya karhutla diprovinsi dengan adanya aplikasi lancang kuning." Ucap Datuk Sri Al Azhar.


    Editor : Indra
    Sumber : Bidhumas Polda Riau

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Polda Riau Lounching Program Jaga Kampung, Ketahanan Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved