www.riaukontras.com
| Satbrimob Pelopor Aramiyah Gotong Royong Bersama Warga Alur Meuku | | Reses Terakhir Desa Mudik Ulo, Komperensi Dapat Apresiasi dari Masyarakat  | | PT. PKLE Didepak Dari Hutan Magrove, LSM LASKAR Minta PT. Perkola Jangan Galau dan Lebay | | Raih WTP BPK-RI 9 kali berturut-turut Bupati Mursini di Apresiasi oleh ketua DPRD Kuansing  | | Praktisi Hukum, Apul Sihombing SH MH, Penegakan Hukum dalam Kasus Karhutla Jangan Ada Tebang Pilih | | Polisi Lidik Pelaku Kembakaran Lahan Kecamatan Rangsang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
70 Hektar Lahan Gambut jadi Sawah di Kabupaten Siak
Editor: | Jumat, 12-06-2020 - 18:11:55 WIB

TERKAIT:
 
  • 70 Hektar Lahan Gambut jadi Sawah di Kabupaten Siak
  •  

    SIAK, riaukontras.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, Provinsi Riau, kembali melanjutkan program mencetak sawah baru di lahan gambut. Kali ini, lahan gambut yang dipoles jadi persawahan berlokasi di Kampung Selat Guntung, Kecamatan Sabak Auh.

    Di daerah ini ada 70 hektare lahan gambut akan dicetak jadi persawahan. Sebelumnya, 30 hektare diantaranya sudah jadi dan dikelola oleh kelompok tani Tunas Muda Selat Guntung. Sisanya belum tergarap karena masih ada kendala soal debet air yang belum teratasi hingga saat ini.

    "Kita tengah mempersiapkan pembangunan lanjutan seperti tanggul dan saluran air yang rencananya dibangun tahun ini. Tujuannya agar benar-benar dapat digunakan oleh masyarakat di daerah itu," kata Bupati Siak, Alfedri melansir Gatra.com, Rabu (10/6).

    Jika tidak dibuat tanggul air di lokasi persawahan tersebut, saat hujan sudah dapat dipastikan air bakal menggenangi seluruh hamparan sawah di daerah itu.

    "Lahan ini  belum bisa dikatakan sudah bisa optimal digunakan. Karena itu kita bangun tanggul dan pintu-pintu air dibeberapa titik untuk mengontrol air dan pembuangannya. Memang belum siap, tapi tahun ini mudah-mudahan selesai pembangunannya," Kata Alfedri.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Permukiman (PU Tarukim) Siak, Irving Kahar Arifin mengatakan, dibuatnya saluran air di persawahan itu sebagai pembuang air jika debet air meningkat.

    "Tahun 2019, sudah dibangun tanggul penutup dan pintu air melalui dana alokasi kusus atau DAK. Ke depan akan dibangun sistem pengairan yang lebih lengkap, dibuatkan 'long storage' atau tampungan air yang panjang untuk persawahan agar lebih efektif," kata Irving.

    Sementara Ketua Kelompok tani Tunas Muda Selat Guntung, Safruddin mengaku sangat senang dengan apa yang sudah dibikin oleh pemerintah daerah kepada para petani di daerahnya.

    "Program yang dibikin pemerintah Siak ini sangat terbantu, kalau terealisasi dalam waktu dekat akan membangkitkan ekonomi masyarakat, apalagi dengan adanya wabah COVID-19, ekonomi masyarakat di kampung ini bisa secepatnya pulih seperti semula," kata dia.


    Dwi/adv

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • 70 Hektar Lahan Gambut jadi Sawah di Kabupaten Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved